Sementara itu Roger Cook, Deputy Premier Australia Barat menyambut hangat rencana kunjungan ini. Ia melihat momentum tersebut sebagai bagian dari perayaan hubungan yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade antara Australia Barat dan Jawa Timur.
"Kami sangat menanti-nantikan menyambut Persebaya ke Australia Barat. Ini bukan hanya untuk merayakan tim sepak bola dan Australia Barat, tapi juga untuk merayakan ulang tahun 35 hubungan antara Australia Barat dan Jawa Timur," ujarnya.
Program yang terjalin antara Persebaya Surabaya dengan Australia Barat bukan hal baru.
Sebab pada tahun 2018 lalu juga pernah menjalani program ini. Namun hanya melibatkan tim U19 yang kala itu dipimpin oleh almarhum Bejo Sugiantoro.
Namun program selanjutnya ini terhenti karena pandemi Covid-19 sampai akhirnya tahun ini dapat kembali digelar kembali dalam skala yang jauh lebih besar.
"Menjalani latihan di sana dan banyak pemain muncul dari situ juga," ucapnya.
Musim lalu, Persebaya mengakhiri perjalanan di Liga 1 dengan beradav di posisi keempat. Tempat itu diamankan usai mengemas 56 poin dai 34 pertandingan.