Kemendag Optimistis Perjanjian Dagang dengan Eropa dan Eurasia Buka Peluang Besar untuk Produk Indonesia

Rabu 11 Jun 2025 - 09:19 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

Sebagai contoh, pada perjanjian dengan Uni Eropa, terdapat fokus pada upaya menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan hidup dan peningkatan aktivitas perdagangan.

BACA JUGA:Miris! Bocah 8 Tahun di Bekasi Diduga Jadi Korban Sodomi, Pelaku Masih Anak Dibawah Umur

BACA JUGA:Tragis! Bocah 8 Tahun di Bekasi Diduga Jadi Korban Sodomi oleh Teman Sebaya, Kasus Kini Ditangani Polisi

“Kami berharap kerja sama ini bukan hanya soal ekspor-impor semata, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” ujar Djatmiko.

Dengan semakin intensifnya perundingan CEPA dan FTA ini, Indonesia menunjukkan keseriusan untuk memperluas jaringan dagang secara global.

Tak hanya mengandalkan mitra tradisional seperti ASEAN, China, atau Amerika Serikat, kini Uni Eropa dan Eurasia diproyeksikan sebagai pasar strategis baru yang siap digarap lebih dalam.

Perjanjian perdagangan antara Indonesia dengan Uni Eropa dan Uni Ekonomi Eurasia bukan hanya janji manis, tapi menjadi langkah konkret menuju penguatan daya saing nasional.

BACA JUGA:Viral! Driver Todongkan Pistol ke Pengendara Lain di Tol Cipularang, Lalamove Sudah Blokir Akun Supir Jagoan!

BACA JUGA:Tragis! WNA Asal Kamerun Ditemukan Tewas di Bogor, 5 Pelaku Ditangkap di Berbagai Provinsi

Jika dimanfaatkan secara maksimal, kerja sama ini bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor, peningkatan investasi teknologi tinggi, serta perluasan jangkauan UMKM ke pasar dunia.

Kategori :