“Durasi penggunaan toilet bagi perempuan lebih lama. Maka, sebaiknya jumlah fasilitas toilet untuk perempuan diperbanyak dibandingkan laki-laki. Ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan layanan,” paparnya.
BACA JUGA:Embarkasi Makassar Buka Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci, 4 Kloter Langsung ke Indonesia
3. Pentingnya Petugas yang Paham Bahasa Daerah
Selain itu, Menteri PPPA juga mendorong agar ke depan lebih banyak petugas haji yang memahami bahasa daerah.
“Banyak jemaah kita berasal dari masyarakat akar rumput, yang mungkin belum pernah keluar kampung atau naik pesawat. Kehadiran petugas dari daerah yang sama, yang paham bahasa dan budaya lokal, akan sangat membantu secara psikologis,” tuturnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pelatihan berkala bagi seluruh petugas agar mereka benar-benar memahami peran dan tanggung jawabnya.
4. Pakta Integritas Pendamping Untuk Jamaah Haji Yang Butuh Bantuan Penuh
Menteri Arifatul juga mengusulkan agar pendamping bagi jamaah yang membutuhkan bantuan penuh menandatangani pakta integritas. Ini agar tidak meninggalkan jamaah yang didampingi.
“Petugas haji kita jumlahnya terbatas. Mereka membantu, tetapi tidak bisa sepenuhnya menggantikan peran keluarga. Maka, kerja sama semua pihak sangat penting,” tegasnya.
Jamaah haji lansia mendapatkan pelayanan dari petugas haji saat jalankan ibadah haji-kemenag-
Sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi juga berkomitmen untuk terus mengawal penguatan penyelenggaraan haji yang lebih ramah perempuan dan inklusif.
BACA JUGA:Jamaah Haji Dilarang Bawa Koper, Ini Barang Yang Wajib Dibawa saat Wukuf
“Ini menjadi aspirasi kami bersama. Saya berharap ke depan akan ada diskusi khusus antar-kementerian, antara Indonesia dan Saudi, untuk mendorong layanan haji yang makin adil dan berkeadilan bagi semua,” tukasnya.
Meski demikian, Materi PPPA Arifatul mengatakan bahwa memberikan apresiasi atas dedikasi para petugas haji Indonesia yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah di Tanah Suci.
Di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan, ia melihat semangat luar biasa dari para petugas untuk melayani.