BACA JUGA:Kanada Balas Donald Trump! Kenakan Tarif 25 Persen Pada Produk Impor AS
Di satu sisi, produk-produk tersebut telah menjadi bagian dari gaya hidup.
Di sisi lain, meningkatnya kesadaran akan pentingnya solidaritas terhadap Palestina mendorong banyak orang untuk lebih selektif dalam berbelanja.
Apa Kata Publik?
Di media sosial, tagar seperti #BoikotProdukProIsrael dan #DukungPalestina terus bergema.
BACA JUGA:Inisiatif Tokopedia dan ShopTokopedia Terhadap Tren Belanja Online Produk Fashion Bikin Full Senyum
Banyak konsumen mulai beralih ke produk lokal sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.
Meski pihak perusahaan belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan ini, tekanan publik terus meningkat.
Fenomena boikot terhadap produk-produk Salim Group menjadi pengingat bahwa kekuatan konsumen sangat besar dalam membentuk arah etika bisnis global.
Apakah ini akan menjadi titik balik bagi perusahaan-perusahaan besar untuk lebih transparan dalam afiliasi dan investasinya?
Hanya waktu yang bisa menjawab.