Kasus keduanya dengan Malut United dianggap selesai dan tidak dibawa ke jalur hukum usai Yeyen dan Imran meminta maaf atas apa yang telah dilakukan selama di Malut United.
Terlepas dari kasus berat ini, duet Yeyen-Imran mencatatkan capaian bagus karena sukses mengantarkan Malut United promosi ke Liga 1. Kemudian di Liga 1 2024/2025, tercatat sebagai pelatih lokal satu-satunya di Liga 1, Imran mencatatkan prestasi gemilang karena satu-satunya tim promosi yang mampu menembus peringkat empat besar klasemen akhir.
Malut United tepatnya akhiri persaingan Liga 1 2024//2025 dengan menempati posisi ketiga usai kumpulkan 57 poin dari 34 pertandingan. Posisi ini tertinggi dari tiga tim promosi Liga 1 karena tim promosi lainnya macam PSBS ada di posisi sembilan dan Semen Padang terdampar di peringkat ke-13.