• Interior: Kabin lapang dengan konfigurasi 7-seater, head unit 10 inci, rear seat entertainment, dan tombol shift-by-wire menggantikan tuas transmisi.
• Fitur Keselamatan: Toyota Safety Sense 3.0 (Pre-Collision System, Lane Tracing Assist, Adaptive Cruise Control) dan hingga 6 airbag.
• Performa: Tenaga setara 180-200 hp dengan torsi instan khas mobil listrik, cocok untuk perjalanan keluarga jarak jauh.
Prediksi: Kijang 2026 BEV kemungkinan akan mengadopsi desain ala Innova Zenix dengan platform TNGA, menawarkan kenyamanan premium dan fitur canggih untuk bersaing dengan MPV modern seperti Hyundai Stargazer atau Wuling Cortez.
5. Harga dan Ketersediaan
Harga Kijang Innova Zenix Hybrid 2025 berkisar Rp 473,2-625,3 juta, sementara Kijang Super 2025 mulai dari Rp 370 juta.
Varian BEV, dengan teknologi baterai yang lebih mahal, diperkirakan akan dibanderol lebih tinggi, mungkin mulai Rp 600-800 juta, tergantung kapasitas baterai dan fitur.
BACA JUGA:Toyota Kijang Rover 1986–1992, Mobil Tua Ganteng yang Sekarang Diburu Seharga Motor Moge!
BACA JUGA:Masih Dicari! Mobil Toyota Kijang Super G 1994 Bikin Mobil Baru Minder, Tahan Banting Gila-Gilaan!
Toyota juga dapat menawarkan insentif seperti cicilan ringan atau subsidi pajak EV dari pemerintah untuk menarik pembeli.
Mengenai ketersediaan, Toyota belum mengonfirmasi produksi massal Kijang Innova BEV.
Pada IIMS 2022, Direktur Marketing TAM, Anton Jimmi Suwandy, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan studi pasar, termasuk aspek baterai, suhu, dan layanan purnajual.
Jika Kijang 2026 BEV diluncurkan, kemungkinan akan diproduksi lokal di Karawang untuk menekan biaya dan mendukung ekspor.
Prediksi: Varian BEV Kijang 2026 mungkin diluncurkan sebagai edisi terbatas pada akhir 2026 atau 2027, dengan fokus pada pasar premium dan perkotaan seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali.