Kijang Innova Zenix Hybrid, diluncurkan pada 2022, menjadi bukti nyata langkah Toyota menuju elektrifikasi dengan efisiensi bahan bakar hingga 21 km/liter.
BACA JUGA:Masih Dicari! Mobil Toyota Kijang Super G 1994 Bikin Mobil Baru Minder, Tahan Banting Gila-Gilaan!
Kijang Innova BEV Concept yang ditampilkan sejak IIMS 2022 dan kembali di IIMS 2025 menunjukkan bahwa Toyota sedang menguji pasar untuk MPV elektrik.
Dengan kandungan lokal tinggi dan produksi di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Kijang BEV berpotensi memenuhi kebijakan pemerintah untuk kendaraan listrik lokal, sekaligus mendukung ekspor ke pasar ASEAN dan Timur Tengah.
Prediksi: Mengingat tekanan regulasi dan antusiasme pasar terhadap Kijang Innova BEV Concept, ada peluang besar Toyota Kijang 2026 akan memiliki varian BEV, meskipun kemungkinan masih terbatas pada edisi khusus atau varian premium.
BACA JUGA:Bukan Cuma Legendaris, Toyota Kijang Innova Masih Jadi Mobil Terlaris 2025, Kok Bisa?
2. Teknologi dan Kesiapan Infrastruktur
Kijang Innova BEV Concept di IIMS 2025 menggunakan platform Kijang Innova Reborn dengan modifikasi 30% untuk sistem elektrifikasi, termasuk baterai 59,35 kWh dan grille tertutup khas mobil listrik.
Namun, prototipe ini masih mempertahankan sasis lama (RWD) dan belum beralih ke platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang digunakan pada Kijang Innova Zenix.
Toyota telah memiliki pengalaman global dalam teknologi BEV, seperti bZ4X, dan lokal melalui proyek EV Smart Mobility di Bali sejak 2021, yang mencakup 30 unit BEV seperti Toyota COMS dan C+pod.
Namun, tantangan utama adalah infrastruktur pengisian daya di Indonesia.
BACA JUGA:Masih Jadi Idola! Inilah Alasan Kijang Kapsul Gak Ada Matinya Meski Udah 20 Tahun!
Meski PLN dan stakeholder lain terus membangun stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).