Tayang perdana di iQIYI dan Viki pada 19 Mei 2025, drama ini terdiri dari 30 episode dan langsung menempati peringkat TOP 5 popularitas di platform streaming.
Berlatar tahun ke-11 era Chengkang di Dinasti Daxian, Jiang Xu (Song Weilong), Pangeran Dingbei yang telah delapan tahun menjaga perbatasan, kembali ke istana untuk menyelidiki kasus penggelapan dana militer pasukan Dingbei.
BACA JUGA:3 Rekomendasi Drama China Tentang Persahabatan yang Penuh Haru Tapi Bikin Baper, Wajib Nonton!
BACA JUGA:Drama China Revenged Love Bikin Baper! Dari Dendam Jadi Cinta, Kok Bisa? Ini Sinopsisnya..
Untuk melindungi keluarga Jenderal Ming dari eksploitasi politik dan mempercepat penyelidikan, Jiang Xu mengajukan diri menikahi Ming Tan (Bao Shang En), putri keluarga militer terhormat yang cerdas dan berprinsip.
Pernikahan mereka awalnya bersifat strategis, namun seiring waktu, Ming Tan yang tegas dan independen menolak menjadi pion politik.
Ia memilih untuk bernegosiasi dan bekerja sama dengan Jiang Xu, membentuk aliansi yang rumit antara kepentingan pribadi, keluarga, dan negara.
Ketika konspirasi istana makin dalam, keluarga Ming justru difitnah dan reputasinya hancur, memaksa Jiang Xu dan Ming Tan menghadapi badai politik, pengkhianatan, dan ujian cinta yang sesungguhnya.
2. In the Name of the People
In the Name of the People--IMDb
In the Name of the People adalah drama China tahun 2017 yang mengangkat tema anti-korupsi dan politik tingkat tinggi di pemerintahan.
BACA JUGA:Anti Mainstream! 12 Rekomendasi Drama China Romantis Modern yang Bakal Bikin Kamu Lupa Jalan Pulang
BACA JUGA:13 Rekomendasi Drama China Genre Fantasi yang Bikin Hati Meleleh dan Jiwa Berpetualang!
Serial ini diadaptasi dari novel karya Zhou Meisen dan menjadi salah satu drama paling fenomenal di China.
Menandai kembalinya genre politik ke layar kaca setelah lebih dari satu dekade dilarang tayang di jam utama.
Cerita berpusat pada Hou Liangping, seorang jaksa muda dari Supreme People's Procuratorate, yang ditugaskan untuk menyelidiki kasus korupsi besar di kota fiktif Jingzhou, provinsi Handong.