BACA JUGA:Trik Prompt Google Veo 3 dengan Dialog Bahasa Indonesia, Video AI Jadi Seperti Rekaman Sungguhan!
Modus yang makin mengkhawatirkan adalah pemerasan berbasis deepfake.
Di Singapura, sejumlah pejabat dan tokoh publik menjadi korban email berisi ancaman video palsu yang menampilkan wajah mereka sedang melakukan hal tidak senonoh—padahal semua hasil editan AI.
Pelaku mengakses foto dari LinkedIn atau video publik dari YouTube untuk membuat deepfake, lalu menuntut bayaran dalam bentuk mata uang kripto agar video palsu tidak disebar.
Jumlah tebusan bisa mencapai puluhan ribu dolar.
BACA JUGA:Keren! 5 Kelebihan Google Veo 3 yang Bikin Gen Z Makin Kreatif, AI Makin Terdepan?
Tahun 2025 menandai era baru dalam kejahatan digital.
Teknologi AI yang dulunya membantu produktivitas, kini juga menjadi senjata berbahaya bagi para penipu.
Tips melindungi diri dari penipuan AI:
-
Jangan mudah percaya dengan video atau suara digital yang belum terverifikasi.
BACA JUGA:Google Veo 3 Bakal Tergeser?Ini 7 Alternatif AI Video Termurah, Hasil Lebih Realistis
-
Gunakan verifikasi dua langkah (2FA) di akun finansial kamu.
-
Selalu cek sumber informasi, dan laporkan akun mencurigakan.
-
Waspadai ajakan investasi dari orang tak dikenal, apalagi yang terlalu manis.