Epilepsi Saat Berkendara! Ancaman Nyata di Jalan Raya

Minggu 06 Jul 2025 - 09:07 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Gubernur Jabar Betindak, Dadang Kabid Dishub Bogor Mewek, Setelah Diduga Potong Uang Kompensasi Sopir Angkot

Kasus serupa juga terjadi di Buleleng, Bali, ketika seorang pengemudi mobil mengalami kejang dan menyebabkan kecelakaan beruntun.

Insiden-insiden ini menunjukkan bahwa epilepsi bukan hanya masalah kesehatan pribadi, tetapi juga ancaman keselamatan publik.

Risiko dan Dampaknya

- Kehilangan Kendali

BACA JUGA:Sadis! Bocah 7 Tahun Tewas Dibacok 3 Orang di Depan Indomaret Palembang, Pelaku Kabur Naik Angkot

BACA JUGA:Tragis! Angkot Terguling di Sumedang, Dua Motor Hancur dan Empat Orang Luka Parah, ini Kronologinya

Kejang dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kesadaran atau kontrol atas kendaraan.

- Kecelakaan Fatal

Dampaknya bisa berupa tabrakan tunggal, kecelakaan beruntun, atau bahkan korban jiwa.

- Ancaman bagi Orang Lain

BACA JUGA:Miris! Aksi Demo di Makassar Ricuh, 1 Angkot Terbakar Diduga Akibat Oknum Polisi, ini Kronologinya..

BACA JUGA:Keren! Mantan Supir Angkot asal Indonesia Ini Jadi Orang Terkaya ke-27 di Dunia, Hartanya Tembus Rp700 Triliun

Pengguna jalan lain pejalan kaki, pengendara, dan penumpang ikut terancam.

Langkah Pencegahan

1. Evaluasi Medis Rutin

Penderita epilepsi harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengemudi.

BACA JUGA:Aksi Heroik Warga Bali Bantu Kecelakaan Mobil Ikan Tanpa Penjarahan, Banjir Pujian di Medsos: Ini Baru Keren

Kategori :