Serangan Brutal Houthi: Kapal Magic Seas Tenggelam, Nasib Kru Menjadi Misteri Mengerikan!

Kamis 10 Jul 2025 - 14:11 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

Dalam rekaman tersebut terdengar suara peringatan bagi awak kapal agar segera meninggalkan kapal sebelum ledakan, dengan visual kobaran api dan asap pekat memenuhi dek sebelum kapal perlahan tenggelam.

BACA JUGA:Viral Anak Pemulung di Bekasi ini Curhat Usai Ditolak SMP Negeri: Nilai Saya Bagus

BACA JUGA:Temuan Terbaru dalam Kasus Kematian Diploma Muda Kemlu yang Kepalanya Terlilit Lakban!

Dampak Serangan Terhadap Keamanan Jalur Internasional

Serangan terhadap Magic Seas menjadi bagian dari rangkaian serangan terbaru terhadap kapal dagang di Laut Merah. 

Setelah sempat stabil pada akhir 2024 berkat kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan kelompok Houthi, insiden pada Juli 2025 menunjukkan bahwa kesepakatan tersebut rapuh, terutama dalam konteks konflik Israel-Gaza.

Laporan dari lembaga keamanan maritim internasional menyebutkan bahwa sejak November 2023, kelompok Houthi telah melancarkan lebih dari 100 serangan terhadap kapal dagang. 

BACA JUGA:APBD Terancam Terkuras, Pemda Bakal Ikut Tanggung Pensiun PNS, Ini Penjelasan Sri Mulyani!

BACA JUGA:Viral Momen Warga Kena Pungli Bayar Rp2 Ribu saat Duduk di Pinggir Air Mancur MMTC Medan

Dua kapal dikabarkan tenggelam, satu disita, dan sejumlah pelaut tewas.

Serangan terbaru ini semakin menambah daftar panjang korban dari jalur laut yang sangat vital bagi perdagangan global.

 Tindakan terhadap Magic Seas dan Eternity C memicu kecaman internasional, termasuk dari Uni Eropa, Amerika Serikat, serta asosiasi pelayaran dunia.

Mereka menyerukan penguatan sistem keamanan maritim dan perlindungan bagi pelaut sipil yang kian terancam di wilayah konflik. 

BACA JUGA:Perintis Sound Horeg di Jawa Timur Tanggapi Fatwa Haram MUI: Indonesia Sulit Jadi Negara Maju!

BACA JUGA:Ali Musthofa Guide Rinjani Ungkap Momen Bertemu Keluarga Juliana Marins, Sempat Dituduh Pembunuh

Pemerintah negara-negara besar menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum laut internasional dan mendesak komunitas global untuk mengambil tindakan tegas.

Kategori :