BACA JUGA:Tragis! Kebakaran Dahsyat Akibat Tiang Listrik Korslet di Keramat Jati, Hanguskan Rumah dan Kios
BACA JUGA:Kebakaran Hebat! Puluhan Bangkai Bus Transjakarta Ludes di Terminal Rawa Buaya
Pemadaman Terkendala Solar
Tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung dikerahkan dengan armada lengkap.
Namun, proses pemadaman berlangsung lebih dari 10 jam karena banyaknya solar yang tersimpan di dalam gudang membuat api sulit dikendalikan.
Menurut Rizka Munanda, Kasi Sarpras Damkar Pesawaran.
BACA JUGA:Pemerintah Bergerak! Wapres Gibran Pastikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Penjaringan
BACA JUGA:Kapuk Muara Dilanda Kebakaran Besar, Bagaimana Nasib Ribuan Pengungsi?
"Bahan bakar yang mudah terbakar menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman," ujar rizka munanda.
Koordinator Damkar Kecamatan Padangcermin, Iksan, menduga kebakaran dipicu oleh korsleting mesin pompa Alkon yang menyambar solar dan memicu ledakan.
Tim pemadam bekerja keras agar api tidak merambat ke pemukiman warga yang hanya berjarak beberapa meter dari lokasi.
Legalitas Gudang Dipertanyakan
BACA JUGA:Kebakaran Mengerikan di Penjaringan Jakut Api Berkobar Ganas, Warga Panik!
BACA JUGA:Kebakaran Mengerikan, Bocah 7 Tahun Tewas: Respons Damkar Dipertanyakan!
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai kepemilikan gudang maupun legalitas operasionalnya.
Dugaan kuat mengarah pada aktivitas penimbunan solar ilegal yang melanggar aturan distribusi BBM bersubsidi.
Pihak kepolisian telah turun tangan untuk menyelidiki asal muasal api dan kemung
Dampak Lingkungan dan Sosial
BACA JUGA:Ngeri! Kebakaran Rumah Makan Ayam Taliwang di Pasar Lama Tangerang, 3 Orang Luka Bakar