BACAKORAN.CO - Deretan bisnis Dwi Hartono tersangka kasus pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN, Ilham Pradipta.
Sebelum kasus ini mencuat Dwi Hartono dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus motivator dengan berbagai usaha yang ia bangun dari nol.
Dwi Hartono merupakan pendiri PT Hartono Mandiri Makmur dan PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI).
DAI lebih populer dengan platform Guruku.com, sebuah aplikasi pendidikan non formal yang menyediakan layanan untuk pelajar, tenaga pendidik hingga pelaku UMKM.
Sementara itu PT Hartono Mandiri Makmur fokus pada pengembangan software dan aplikasi.
Kantor kedua perusahaan tersebut ternyata berada di kediaman pribadinya di Jalan San Fransisco, Kota Wisata, Gunung Putri, Bogor.
Fakta ini membuat publik semakin penasaran dengan deretan bisnis Dwi Hartono yang dulunya sempat jatuh bangun sebelum akhirnya dikenal sebagai crazy rich Rimbo Bujang.
Dari Rental PS2 hingga Guruku.com
Jika melihat perjalanan hidupnya, deretan bisnis Dwi Hartono tidaklah berjalan mulus sejak awal.
Ia pernah membuka rental PS2 di Semarang, namun gagal. Tak menyerah, ia mencoba usaha kuliner dengan membuka warteg hingga warung lesehan ayam penyet, tapi lagi-lagi berujung bangkrut.
BACA JUGA:Kepala SKK Migas Terseret Korupsi Minyak Mentah Rp285 T, Begini Statusnya!
Meski begitu, Dwi Hartono tidak menyerah.
"Kebanyakan orang menganggap tanpa modal tidak bisa jalan, salah itu mas, modal itu nomor sekian niatnya yang paling penting," ujarnya pada minggu, 10 oktober 2021 lalu dikutip dari tribun jambi.