BACAKORAN.CO - Sebanyak 654 pebulutangkis muda dari 8 negara berebut total hadiah Rp 1,4 miliar di GOR Djarum Kudus. Mereka akan bersaing dalam kejuaraan bulu tangkis berlabel Polytron Superliga Junior 2025 pada 15-19 September 2025.
8 negara yang mengirimkan atletnya berebut jadi yang terbaik di ajang bergengsi yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Polytron ini selain dari Indonesia, ada yang datang dari Polandia, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, China Taipei, Thailand dan Filipina.
Ajang ini mengadopsi pertandingan dengan format beregu layaknya Thomas dan Uber Cup. Para peserta Polytron Superliga Junior 2025 terbagi dalam empat sektor yakni U-13, U-15, U-17 dan U-19 baik putra dan putri.
Di sektor U-13 Putra, mereka akan berjuang meraih Piala Tontowi Ahmad. Sedangkan Piala Liliyana Natsir akan menjadi milik peraih podium tertinggi di kategori U-13 Putri. Sementara itu, Sektor U-15 Putra akan memperebutkan Piala Sigit Budiarto, legenda bulutangkis yang mengharumkan nama Indonesia berkat gelar juara dunia pada 1997.
Adapun sektor U-15 Putri, sang kampiun akan membawa pulang Piala Maria Kristin Yulianti, pahlawan Indonesia dalam Olimpiade Beijing 2008 dengan berhasil membawa pulang medali perunggu.
BACA JUGA:Jafar/Felisha Tumbang, Indonesia Berharap Pada Ganda Putra di Badminton Asia Championships 2025
Selanjutnya, sektor U-17 Putra kembali akan memperebutkan Piala Hariyanto Arbi, serta Piala Yuni Kartika untuk U-17 Putri. Lalu, Piala Liem Swie King bagi juara U-19 Putra serta Piala Susy Susanti di kategori U-19 Putri.
Menurut Commercial Director Polytron Tekno Wibowo, penyelenggaraan Polytron Superliga Junior 2025 selaras dengan semangat dan eksistensi Polytron sebagai perusahaan elektronik nasional yang berusia 50 tahun pada tahun ini.
Tidak hanya mendukung perekonomian melalui industri elektronik nasional, namun juga memiliki tanggung jawab untuk membangun sumber daya nasional yang lebih unggul.
Salah satunya Melalui gelaran Polytron Superliga Junior 2025, para atlet muda bulutangkis diharapkan dapat mengukur dan meningkatkan kemampuan di atas arena sehingga kelak dapat mengukir prestasi membanggakan bagi Ibu Pertiwi.
Suasana pertandingan di Polytron Superliga Junior 2025 di GOR Djarum Kudus-djarum foundation-
“Dengan penyelenggaraan turnamen yang melibatkan banyak negara dari lintas benua ini, kami berharap atlet-atlet muda Indonesia bisa bertukar pengalaman berharga dan berinovasi lebih luas lagi baik dari sisi teknik maupun kemampuan mereka ketika berlaga di atas arena sehingga di masa depan mereka menjadi generasi yang memotori lahirnya segudang prestasi bagi Indonesia," terang Tekno Wibowo.
BACA JUGA:Yes! Tumbangkan Wakil Malaysia, Jafar/Felisha Amankan Tiket Semifinal Badminton Asia Championship
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin menambahkan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diadakan di GOR Djarum Magelang, pada edisi tahun ini, Polytron Superliga Junior berpindah ke GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Pemilihan Kudus tak lepas dari sejarah yang membanggakan bahwa Kudus merupakan kota yang banyak melahirkan pahlawan bulutangkis Indonesia seperti Liem Swie King, Eddy Hartono, kakak beradik Hastomo Arbi, Eddy Hartono, dan Hariyanto Arbi.