Viral! Senior Unsri Paksa Maba Ciuman Sesama Jenis saat Ospek, HIMATETA Dibekukan Setahun

Rabu 24 Sep 2025 - 10:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACAKORAN.CO — Sebuah video yang memperlihatkan mahasiswa baru (maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) dipaksa berciuman sesama jenis oleh senior viral di media sosial dan memicu kecaman luas dari publik.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh sejumlah akun Instagram, salah satunya @fakta.indo. 

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak puluhan mahasiswa baru duduk saling berhadapan, dipasangkan laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan. 

Mereka kemudian diperintahkan untuk mencium kening teman di hadapannya.

"Sekarang prosesi penciuman," ujar perekam video sambil tertawa terbahak-bahak.

Hingga Selasa (23/9/2025) petang, video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan menuai hujatan dari warganet. 

Banyak yang menilai aksi tersebut sebagai bentuk pelecehan dan perundungan yang tidak pantas terjadi di lingkungan perguruan tinggi.

Kecaman Publik dan Respons Warganet

BACA JUGA:Geram, Maba FKUI Disebut Anak Pejabat Dapat Privilege Pengawalan Ketat Saat Lintasi Kemacetan Demo: Gada Malu!

BACA JUGA:Calon Maba FK Wajib Tahu! Top 3 Universitas Kedokteran Terbaik di Indonesia yang Lulusannya Langsung Dicari!

Beragam komentar pedas membanjiri unggahan video tersebut. 

Beberapa warganet membandingkan tradisi orientasi mahasiswa baru di Indonesia dengan negara-negara maju.

Kegiatan HIMATETA dan Pengakuan Ketua Umum

Belakangan terungkap bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari acara penyambutan mahasiswa baru jurusan Teknologi Pertanian yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATETA) pada 20 September 2025.

Ketua Umum HIMATETA, Ivandi Cesario Amar, membenarkan bahwa kegiatan dalam video tersebut merupakan bagian dari acara yang mereka selenggarakan.

"Saya Ivandi Cesario Amar, selaku ketua umum Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian kepengurusan 2025, menanggapi video viral melalang buana di media sosial dengan terjadinya kegiatan yang terjadi," ujarnya, dikutip dari TribunSumsel.com..

Ivandi mengakui bahwa aksi saling cium tersebut adalah perbuatan keliru dan menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kampus serta masyarakat.

Kategori :