BACAKORAN.CO - Terkait keracunan program MBG, Menteri Kesehatan (Menkes) akan berkoordinasi dengan badan komunikasi pemerintah untuk laporan berkala terkait MBG.
Menurut Budi Gunadi, pencatatan laporan ini akan dilakukan berkala yang kemungkinan akan dibuat seperti dengan catatan kasus Covid-19 harian maupun mingguan selama masa Pandemi.
"Kami harapkan mungkin nanti kita akan berkoordinasi dengan badan komunikasi pemerintah kalau perlu misalnya ada update harian atau mingguan atau bulanan seperti saat Covid-19 kita bisa lakukan," kata Budi Gunadi dalam konferensi pers di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, dilansir Bacakoran.co dari Kompas.com, Jum'at (3/9/2025).
Budi juga ungkap, dari hasil rapat disepakati keputusan bahwa pemberian MBG akan menggunakan sistem pelaporan sampai ke level puskesmas.
BACA JUGA:Simak! Bocoran Aturan Khusus Soal MBG Disiapkan Prabowo, Rampung Minggu Ini!
BACA JUGA:Kacau! Dari 8.583 Dapur MBG, Baru 34 yang Bersertifikat: KSP Qodari Ingatkan Hal Penting ini
"Dari sisi angka-angka yang terjadi, keracunan yang terjadi, kami sudah sepakat menggungkan sistem yang ada sekarang yang sudah dibangun laporannya dari level puskesmas ke atas,” ujarnya.
Tidak hanya sistem laporan, Menkes sebut masalah sertifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga harus dibenahi.
Sebelumnya dugaan adanya pelanggaran pada program MBG, membuat tim Komnas HAM akan terjun telusuri langsung.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah yang sebut pihaknya akan terjunkan Tim investigasi untuk mengumpulkan fakta kasus keracunan massal program MBG.
"Terkait dengan MBG, ini Komnas HAM sudah mengumpulkan fakta dan informasi soal keracunan di berbagai wilayah," kata Anis usai rapat bersama Komisi XIII DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir Bacakoran.co dari Detiknews, Selasa (30/9/2025).
Anis juga sebut pihaknya akan mengungkap semua hasil temuan tim investigasi akan diungkap ke publik.
BACA JUGA:Dua Wartawan Dicekik Saat Liput Kasus Siswa Keracunan MBG di Jaktim, Polisi Turun Tangan
BACA JUGA:Siswa SDN Gedong Muntah Usai Makan MBG, 2 Wartawan Dianiaya Saat Cek Lokasi!
"Nanti akan kami sampaikan kasus-kasusnya itu dan dugaan potensi pelanggaran HAM-nya di mana, lalu rekomendasi kita kepada pemerintah seperti apa. Tetapi kami menaruh atensi terkait dengan kasus MBG ini," ujarnya.