"Apakah ada pemain di luar sana yang pantas bersama kami? Ya, tentu saja. Apakah ada jalan kembali ke tim melalui performa? 100 persen. Kami pikir ini adalah posisi terbaik dan paling lugas dan persaingan di lapangan sedang berlangsung," jelasnya.
Pelatih asal Jerman ini juga memuji talenta yang dimiliki Jude Bellingham. Namun ada aturan istimewa untuk pemain yang istimewa.
Ada juga situasi dimana dia belum mendapatkan ritme penuhnya untuk Real Madrid. Dia belum menyelesaikan satu pertandingan penuh sampai sekarang. Dia baru memulai satu sekarang. Dia kembali ke kekuatan penuh.
Hubungan Tuchel dengan Bellingham telah menjadi sorotan sejak Juni ketika pelatih asal Jerman itu mengungkapkan bahwa ibunya, Gabriele, menganggap tingkah laku gelandang di lapangan 'menjijikkan.
Itu setelah bintang Inggris itu menendang pendingin air karena marah menyusul kekalahan Three Lions dari Senegal. Selain itu, pria berusia 52 tahun itu mengatakan Bellingham dapat mengintimidasi rekan satu timnya karena perilakunya.
"Tetapi saya melihat bahwa itu dapat menciptakan emosi yang campur aduk. Saya melihat ini dengan orang tua saya, dengan ibu saya, bahwa dia terkadang tidak dapat melihat pria yang baik, terdidik, dan berperilaku baik yang saya lihat," ungkapnya. (*)