Berikut pembagian skor desil DTSEN berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia.
Data ini digunakan sebagai acuan dalam menentukan penerima KIP Kuliah 2026:
Desil 1: Miskin Ekstrem termasuk 10% ekonomi paling rendah dan menjadi prioritas utama penerima.
Desil 2: Miskin 20% penduduk terbawah, peluang lolos KIP sangat tinggi.
Desil 3: Miskin penerima bantuan sosial rutin dengan peluang tinggi.
Desil 4: Hampir Miskin masih berhak atas bantuan pendidikan.
Desil 5: Rentan Miskin peluang lolos sedang, tergantung kuota.
Desil 6: Hampir Mampu perlu pembaruan data untuk disesuaikan kondisi nyata.
Desil 7: Menengah ke Bawah dianggap mampu, peluang rendah.
Desil 8: Menengah ekonomi stabil, hampir tidak memenuhi syarat.
Desil 9: Menengah ke Atas kelompok mapan, tidak memenuhi syarat.
Desil 10: Paling Sejahtera termasuk 10% penduduk terkaya, tidak layak bantuan.
Dengan memahami klasifikasi ini, kamu bisa menilai posisi ekonomi keluarga sebelum melakukan cara ubah data desil untuk daftar KIP Kuliah 2026 agar bantuan bisa diterima sesuai fakta lapangan.
Pembaruan data desil menjadi langkah penting agar KIP Kuliah 2026 benar-benar diterima oleh mahasiswa yang membutuhkan.