Heboh! Festival Lampion di Jogja Berubah Jadi Hujan Api, Panitia Pastikan Tak Ada Korban

Selasa 28 Oct 2025 - 09:30 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACA JUGA:7 Hektare Kabun Sawit dan Lahan Gambut Terbakar, Api Sulit Dipadamkan

Petugas di lokasi sigap mengendalikan situasi, sehingga acara tetap dapat dilanjutkan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan festival tetap berlangsung meriah. Ribuan lampion berhasil menghiasi langit malam, berpadu dengan pesta kembang api yang memukau ribuan pengunjung. 

Dalam unggahan akun Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Bantul, terlihat suasana penuh warna dan antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Festival Lampion Terbang Jogja tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-8, dengan tema “Keindahan Cahaya dan Harapan”. 

Acara dimulai sejak pukul 15.00 WIB, menampilkan pertunjukan musik, hiburan tepi pantai, dan berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar penerbangan lampion, melainkan bentuk perayaan cinta, harapan, dan kebersamaan masyarakat.

"Iya, tahun ini akan digelar kembali Festival Lampion dengan tema keindahan cahaya dan harapan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025).

BACA JUGA:Ruko Terbakar di Grogol Petamburan, Api Sempat Menyembur dari Got, Diduga Akibat Bahan Bakar

BACA JUGA:Ruko Terbakar di Grogol Petamburan, Api Sempat Menyembur dari Got, Diduga Akibat Bahan Bakar

“Kami ingin menghadirkan momen di mana cahaya lampion menjadi simbol doa dan semangat baru, sekaligus menjaga keseimbangan antara hiburan dan kepedulian lingkungan,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam, panitia juga mengadakan Sayembara Sampah Lampion, sebuah inisiatif untuk mengajak pengunjung ikut menjaga kebersihan pantai usai acara.

Meski sempat diwarnai insiden “hujan api”, festival ini tetap meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung. 

Kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa keindahan dan harapan yang diterbangkan ke langit malam Jogja juga membutuhkan kehati-hatian dan kesiapan agar tidak berubah menjadi ancaman.

Dengan evaluasi dan perbaikan ke depan, Festival Lampion Terbang Jogja diharapkan tetap menjadi simbol cahaya yang menyatukan harapan masyarakat, tanpa mengorbankan keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Kategori :