BACA JUGA:Putin Terpukul! Trump Umumkan Sanksi ke Rusia Perusahaan Minyak Rosneft dan Lukoil
BACA JUGA:Panas! Trump Sebut Presiden Kolombia Gembong Narkoba, Begini Balasan Gustavo Petro
Klaim bahwa AS adalah kekuatan nuklir nomor 1, Rusia nomor 2, China nomor 3 menarik perhatian dalam peta kekuatan strategis global.
Langkah ini bisa memicu respon dari Rusia dan China.
Misalnya, laporan menyebut bahwa Rusia telah diperintahkan oleh Presiden Vladimir Putin untuk menyiapkan proposal guna memulai kembali uji coba nuklir apabila AS melakukannya.
Sementara itu, China menyatakan bahwa permintaan AS untuk memasukkan China dalam pembicaraan denuklirisasi tidak realistis karena kondisi dan kapasitas nuklir berbeda.
Kategori :