Video panas yang menyeret Lisa ini pertama kali muncul di platform pesan singkat sebelum akhirnya menyebar ke berbagai media sosial.
Polisi kini sedang melacak jejak digital penyebar pertama untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau motif lain di balik penyebaran video tersebut.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang menimpa Lisa Mariana.
BACA JUGA:Tes DNA Tak Cocok, Bareskrim Tetapkan Lisa Mariana Tersangka Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil
Sebelumnya, selebgram asal Bandung itu juga pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan pencemaran nama baik mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Kala itu, Lisa menuduh Ridwan Kamil sebagai ayah dari anaknya yang berinisial CA.
Namun, hasil tes DNA menunjukkan tidak ada kecocokan atau non-identik antara keduanya, membuktikan tuduhan tersebut tidak berdasar.
Kini, dengan dua kasus hukum yang menjeratnya, nasib karier Lisa sebagai figur publik dipertanyakan.
Beberapa pengamat menilai, kasus ini menjadi pelajaran bagi publik figur untuk lebih berhati-hati dalam menjaga privasi dan perilaku di ranah digital.
Pihak kepolisian menegaskan, siapa pun yang terbukti ikut menyebarkan video asusila akan diproses secara hukum sesuai dengan Undang-Undang ITE dan KUHP.
Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan atau mengunduh video tersebut, karena dapat dikenakan sanksi pidana.
Kasus Lisa Mariana kini menjadi pengingat keras tentang risiko besar di balik konten digital pribadi yang tersebar ke ruang publik.
Polisi memastikan proses hukum akan berjalan transparan dan tuntas hingga semua pelaku dan penyebar video diproses sesuai ketentuan yang berlaku.