Sejumlah KPM melaporkan menemukan perubahan status mereka di aplikasi cek bansos, dari “Ya” menjadi “Tidak”.
Fenomena ini sempat menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di antara penerima manfaat.
Penting untuk dipahami bahwa perubahan status ini bukan berarti bantuan gagal dicairkan.
Saat ini proses verifikasi dan validasi data untuk tahap 1 tahun 2026 masih berjalan.
BACA JUGA:Bansos PKH Tahap 3 Cair di September 2025, Segini Besaran untuk Ibu Hamil hingga Lansia
BACA JUGA:Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2025 Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya
KPM dianjurkan untuk tetap sabar menunggu hingga proses “Final Closing” di aplikasi SIKS-NG selesai.
Selama nama masih tercantum dalam daftar KPM resmi, kemungkinan besar bantuan tetap akan dapat dicairkan sesuai jadwal.
Kriteria Kelayakan dan Penyebab Gagal Cair
Apabila setelah tanggal 15 Januari 2026 status di aplikasi masih menunjukkan “Tidak”, maka besar kemungkinan KPM tidak memenuhi syarat untuk menerima bantuan tahap 1 tahun 2026.
BACA JUGA:Cara Cek Bansos 2025 Lewat Aplikasi Resmi: Update Status dan Ubah Data DTSEN dengan Mudah!
BACA JUGA:Terungkap! Begini Awal Mula Temuan PPATK Penerima Bansos Terlibat Judi Online
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini antara lain:
- Data kependudukan seperti e-KTP yang belum tersinkronisasi dengan sistem terkait.
- Perubahan komponen keluarga yang belum diperbarui, misalnya anak yang naik jenjang sekolah dari SD ke SMP atau anggota keluarga yang mengalami perubahan status.
- Ketidakakuratan data yang tercatat di sistem yang belum diperbaiki secara berkala.