BACAKORAN.CO - Toyota Kijang Kapsul 2026 hadir dengan teknologi hybrid dan desain ikonik yang relevan, rasional, irit, dan pas untuk keluarga Indonesia.
Bukan karena paling mewah, bukan juga karena paling canggih, tapi karena ia selalu “cukup” untuk hampir semua kebutuhan.
Bagi generasi yang tumbuh di era 90-an dan awal 2000-an, Kijang Kapsul bukan sekadar MPV.
Ia saksi perjalanan mudik, antar jemput sekolah, sampai jadi kendaraan usaha kecil.
Mobil ini akrab, fungsional, dan terasa jujur.
Ketika Toyota memutuskan menghidupkan kembali nama besar Kijang Kapsul di 2026, banyak yang awalnya skeptis.
Apakah ini sekadar nostalgia? Atau hanya tempelan desain lama di bodi baru?
BACA JUGA:Farizon SV Resmi Masuk Indonesia, Mobil Listrik Minibus 16 Penumpang Jadi Penantang Toyota HiAce
BACA JUGA:Toyota Kijang LGX 2026 Rilis Global, Klaim Konsumsi BBM Tembus 23 km/L di MPV Hybrid
Namun setelah melihat arah pengembangannya desain ikonik yang diperbarui dan teknologi hybrid yang relevan narasinya berubah.
Ini bukan mobil untuk pamer. Ini mobil untuk hidup sehari-hari di 2026.
Dan justru di situlah kekuatannya.
Desain Ikonik yang Tidak Terjebak Nostalgia Murahan
Toyota cukup cerdas untuk tidak menjadikan Kijang Kapsul 2026 sebagai replika masa lalu.
Garis bodinya memang mengingatkan pada siluet kapsul yang membulat, tetapi proporsinya jelas modern.