Ahok Beberkan Alasan Mundur dari Jabatan Komut Pertamina: Beda Pandangan dengan Presiden...

Kamis 29 Jan 2026 - 21:32 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACAKORAN.CO - Ahok atau Basuki Tjahja Purnama akui alasan utama mengundurkan diri dari Komisaris Utama PT Pertamina yang sebelumnya ia jabat.

Alasan yang ia ungkapkan karena beda jalan politik dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Ini Ahok sampaikan saat bersaksi di persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

Dalam perkara ini, salah satu terdakwa merupakan anak dari buron Riza Chalid, Kerry Adrianto Riza.

BACA JUGA:Dalam Persidangan Kerry Riza, Ahok Ingin Presiden Jokowi Diperiksa di Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah!

BACA JUGA:Bantah Rugikan Negara Rp2,9 Triliunan, Kerry Riza Ungkap Itu Bayaran Sewa yang Sah!

Ahok mengaku sudah ingin mengundurkan diri semenjak Desember 2023, tapitertunda karena terlambatnya penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024.

"Saya harusnya sudah mengundurkan diri di akhir Desember 2023, setelah saya selesai menyusun RKAP 2024," ujar Ahok, dilansir Bacakoran.co dari CNN Indonesia, Kamis (29/1/2026).

"Sayangnya, RKAP 2024 pengesahan RUPS oleh Menteri BUMN terlambat. Baru dilakukan di Januari. Nah, begitu dilakukan di Januari, saya mundur," lanjutnya.

Dalam RKAP 2024 yang disusunnya, Ahok akui sudah meninggalkan catatan bahwa sistem pengadaan yang baru harus memberi penghematan 46 persen.

BACA JUGA:Terbaru, Akui Bukan Inisiator Blending BBM, Kerry Riza dkk Tetap Bisa Bersalah dalam Korupsi Minyak Mentah!

BACA JUGA:Ajukan Pemindahan, Jaksa Minta Hakim Kerry Adrianto Tetap Dikurung di Rutan Kejari Jaksel!

"Tapi di situ saya sudah meninggalkan sebuah catatan, RKAP dengan sistem pengadaan yang baru harus memberikan penghematan 46 persen. Dan Direksi semua sudah tanda tangan," katanya.

Selanjutnya Ahok baru mengungkap alasan dirinya ingin mundur di akhir 2023 adalah karena berbeda pandangan politik dengan Jokowi.

"Nah, saya keluar karena alasan politik. Beda pandangan dengan Presiden Pak Jokowi," ujarnya.

Kategori :