Meski Risco Herlambang memasukkan Waode untuk memperkuat blok dan memaksakan deuce 24-24, Falcons tampil lebih tenang di poin kritis ini dan mencuri set pertama dengan skor 26-24.
Memasuki set kedua, duel sengit kembali tersaji hingga kedudukan 5-5. Tak ingin kehilangan muka, Calista Maya dkk mulai meningkatkan intensitas serangan. Rentetan attack tajam membawa bjb Tandamata menjauh 11-7.
Walaupun duet Vi Thi Nhu Quynh dan Khanza sempat menipiskan jarak menjadi 15-17, kematangan skuad bjb Tandamata berbicara di akhir set.
Mereka melesat unggul 23-18 sebelum akhirnya menutup set kedua dengan skor 25-19, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
BACA JUGA:Juara Bertahan Unjuk Gigi! Megatron Antarkan JPE ke Final Four Proliga 2026
Set ketiga menjadi panggung bagi dua legiun asing bjb Tandamata. Anastasia Guerra dan Giulia Angelina tampil dominan dan membawa timnya unggul cepat 8-3. Falcons sempat memberikan perlawanan dan menyamakan skor 11-11 lewat aksi impresif Vi Thi Nhu Quynh.
Namun, konsistensi bjb Tandamata di area pertahanan membuat mereka kembali menjauh 21-16 dan mengakhiri set dengan 25-18.
Memasuki set keempat, Bandung bjb Tandamata semakin tidak terbendung. Rotasi pemain yang dilakukan Risco Herlambang berjalan efektif, membawa tim unggul jauh 17-11.
Meski Medan Falcons berusaha keras mengejar tertinggalan di angka 15-19, ketenangan Anastasia Guerra di garis depan memastikan kemenangan bjb Tandamata dengan skor 25-18.
Usai laga pelatih Falcons, Marcos Sugiyama mengakui, seperti biasa pemainnya banyak kehilangan momen.
"Di set -set penentu, anak-anak selalu kehilangan momen, dan banyak dimanfaatkan lawan untuk merebut angka," ujarnya.
Ia pun menegaskan, selalu memberi motivasi kepada pemainnya, "Mau lawan siapapun sebenarnya kami sudah memberikan motivasi kepada anak-anak," imbuh Marcos.
Pelatih berpaspor Jepang ini juga mengakui, performa pemainnya belum maksimal, "Pemain kami sudah semakin baik, dari hari-kehari kami akui punya perkembangan baik," tukas Marcos Sugiyama.