BACA JUGA:Kronologi Kapal Ilegal Fishing asal Negara Tetangga RI Ditangkap KKP di Laut Natuna!
BACA JUGA:Prabowo Beberkan Modus Baru Kartel Narkoba, Kini Gunakan Kapal Selam untuk Selundupkan Barang
Karena kapal Celebes mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam,” ujar Haeruddin.
Tindakan cepat dan sigap dari kapten kapal serta kru kapal nelayan menjadi faktor utama yang menyelamatkan seluruh penumpang dari potensi korban jiwa.
Cuaca Buruk Picu Kapal Tenggelam di Perairan Poleang
Perairan Poleang di Poleang memang dikenal memiliki kondisi ombak yang cukup tinggi saat cuaca ekstrem melanda.
BACA JUGA:Garam Berlogo Kapal Jadi Sengketa, Terlapor Ajukan Bukti dan Klarifikasi ke Polda Metro
Pada saat kejadian, angin kencang dan gelombang tinggi dilaporkan terjadi di wilayah tersebut, sehingga memperbesar risiko kecelakaan laut.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca buruk, terutama bagi kapal penumpang dan nelayan yang beraktivitas di laut.
Faktor alam seperti gelombang tinggi dan angin kencang sering menjadi penyebab utama kecelakaan kapal di wilayah perairan terbuka.
Seluruh Penumpang Selamat
BACA JUGA:Global Sumud Flotilla Tetap Berlayar ke Gaza Meski Italia Tarik Kapal Perangnya
BACA JUGA:Misi Kemanusiaan Diteror, Belasan Drone Hajar Kapal Pembawa Bantuan Gaza di Yunani!
Meski kapal akhirnya tenggelam, kabar baiknya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Seluruh 20 orang penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat oleh kapal nelayan sebelum kapal benar-benar tenggelam.
Tim SAR dan pihak terkait terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal serta mengantisipasi kemungkinan dampak lain akibat tenggelamnya kapal tersebut.
Peristiwa KM Cahaya Intan Celebes tenggelam di perairan Poleang ini menjadi peringatan bagi operator kapal untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.