Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 Tahun 2025.
Resolusi ini mencakup pembentukan Dewan Perdamaian internasional serta rencana pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di wilayah Jalur Gaza.
Sugiono menyatakan bahwa Indonesia siap mengambil peran aktif dalam inisiatif tersebut, termasuk kemungkinan pengiriman pasukan penjaga perdamaian.
Selain itu, Indonesia juga berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusiaan, layanan kesehatan, dan dukungan rekonstruksi infrastruktur di Gaza.
Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memberikan dukungan secara politik, tetapi juga siap berkontribusi secara konkret dalam upaya menciptakan stabilitas dan pemulihan di wilayah konflik.
Sebagai bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia, Sugiono juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian internasional di Washington dalam waktu dekat.
Pertemuan tersebut akan melibatkan sejumlah pemimpin dunia dan bertujuan untuk membahas langkah strategis dalam mewujudkan perdamaian permanen di Palestina.
Kehadiran Presiden Indonesia di forum tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara yang berperan aktif dalam diplomasi global.
BACA JUGA:IRT Tewas Diterkam Buaya di Simeulue saat Cari Kerang, Kini Buaya Berhasil Ditangkap!
Partisipasi ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia ingin memastikan setiap keputusan internasional tetap selaras dengan prinsip keadilan, hukum internasional, dan perlindungan hak asasi manusia.
Langkah diplomatik yang dilakukan Menlu Sugiono menegaskan bahwa Indonesia terus memainkan peran penting dalam upaya menjaga perdamaian dunia.
Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog, kerja sama multilateral, dan bantuan kemanusiaan, Indonesia berupaya menjadi bagian dari solusi global.
Komitmen ini juga memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang konsisten memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa yang masih berada dalam konflik.
BACA JUGA:Malu Hamil di Luar Nikah, Pasangan Nekat Buang Bayi Baru Lahir di Lahan Kosong Bekasi!
Dukungan terhadap Palestina bukan hanya simbol solidaritas, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan diplomatik Indonesia dalam menciptakan dunia yang lebih damai dan stabil.