Gudang gula merah yang terbakar diketahui berada di wilayah Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang memang berada di kawasan lereng Muria.
BACA JUGA:Heboh Kebakaran Pati! Bukan Faktor Listrik, Dua Rumah Kayu Dibakar Akibat Masalah Keluarga
BACA JUGA:Kebakaran Pabrik Minyak Goreng di Kawasan Industri Maspion Gresik, Diduga Akibat Kebocoran Pipa
Akses jalan yang menanjak dan cukup curam menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran.
Komandan Regu (Danru) Damkar Satpol PP Kudus, Tarmuji, mengungkapkan bahwa pihaknya mengalami kendala saat menuju lokasi kejadian.
“Kendala kami di perjalanan, itu karena jalannya sangat curam sehingga menghambat kami ke tujuan lokasi,” ujarnya.
Medan yang sulit membuat armada pemadam membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai titik kebakaran.
BACA JUGA:Kebakaran Gudang Bahan Pokok Jambi! 9 Armada Damkar Dikerahkan Semalaman
BACA JUGA:Kebakaran Hebat Pabrik Styrofoam di Panongan Tangerang, 5 Unit Pemadam Dikerahkan!
Selain faktor medan, kondisi bangunan semi permanen yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar juga memperparah situasi.
Api dengan cepat merambat dari satu sudut ke sudut lain tanpa bisa dibendung.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran gudang gula merah di Kudus ini.
Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar karena seluruh bangunan dan peralatan produksi hangus terbakar.
BACA JUGA:Kebakaran Awal Tahun 2026! 10 Vila di Pecatu Bali Ludes Terbakar Diduga Dipicu Kembang Api
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku usaha rumahan di kawasan lereng Muria, khususnya produsen gula merah tebu.