Meski demikian, Persija mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 3-2 menjadi penutup laga, sekaligus memastikan tiga poin penting bagi Macan Kemayoran.
Usai sukses mengambil tiga angka di Ternate, Pelatih Persija Mauricio Souza mengapresiasi semangat juang pemain anak asuhnya. Mereka mampu mengatasi tekanan dari tuan rumah.
“Pertandingan berjalan sulit seperti yang sudah kami perkirakan karena kami menghadapi tim dengan kualitas sangat baik. Mereka tidak menyerah meski sempat tertinggal 0–2," jelas Mauricio.
"Ada momen di pertandingan ketika kami lebih unggul dan seharusnya bisa mencetak gol tambahan untuk mengamankan hasil lebih cepat," lanjutnya.
BACA JUGA:Persebaya Bersiap Lampiaskan Kecewa di Bumi Kartini, Persijap Wajib Siaga!
"Setelah pertandingan selesai, saya ingin mengucapkan selamat kepada tim saya,” tegas Mauricio.
Kata Mauricio, kemenangan ini setimpal dengan usaha datang ke Ternate. Perjalanan panjang menghasilkan poin tiga sebagai oleh-oleh saat kembali ke Jakarta.
“Perjalanan dari Jakarta ke sini tidak mudah dan persiapan kami juga tidak terlalu lama. Karena itu, kemenangan ini sangat penting bagi kami,” tuturnya.
Sementara itu, sebagai kapten tim, Andritany Ardhiyasa menilai bahwa tiga poin yang dibawa pulang dari Ternate diraih dengan perjuangan yang tidak mudah.
Bermain di hadapan pendukung tuan rumah yang tampil agresif dan terus menekan, Persija dipaksa bekerja ekstra hingga peluit panjang berbunyi.
“Pertandingan ini memang tidak mudah. Kami sempat unggul 2–0, tetapi setelah itu laga menjadi semakin ketat hingga akhir. Tekanan datang bertubi-tubi,” ujar Andritany.
BACA JUGA:2 Tantangan Persija Hadapi PSM di JIS, Target Tetap: 3 Poin!
Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim.
“Berkat kerja keras semua pemain, staf, dan tim, kami berhasil membawa pulang tiga poin. Hasil ini menjaga kami tetap berada di jalur persaingan," tegasnya.
"Ini juga menjadi modal yang sangat bagus karena pada pertandingan berikutnya kami akan menghadapi tim papan atas, Borneo, di kandang,” katanya.
Terkait dua gol yang bersarang di gawangnya, Andritany menunjukkan sikap rendah hati. Ia mengakui adanya evaluasi yang perlu dilakukan demi penampilan yang lebih baik ke depan.