Motor ini dibekali mesin 150 cc SOHC 4-langkah berpendingin udara dengan tenaga maksimal 13,5 PS pada 8.500 rpm dan torsi puncak 13,7 Nm pada 6.500 rpm.
Transmisi manual 5-percepatan dengan rasio rapat mendukung efisiensi bahan bakar, dengan klaim konsumsi mencapai 42–45 km/liter.
Teknologi injeksi elektronik PGM-FI memastikan pembakaran lebih efisien, emisi rendah, dan start-up mulus dalam berbagai kondisi.
Ergonomi dan Teknologi Panel Instrumen
Honda X-Tracker menawarkan kenyamanan berkendara dengan jok setinggi 790 mm, lebar ideal, serta busa berdensitas tinggi berlapis kulit sintetis anti-slip.
Posisi duduk ergonomis mendukung perjalanan jarak jauh hingga 150 km tanpa kelelahan berlebih.
Panel instrumen digital LCD 5 inci menampilkan informasi lengkap: kecepatan, RPM, trip meter, indikator bahan bakar, mode berkendara, hingga notifikasi perawatan berkala.
Antarmuka minimalis namun informatif ini menjadi nilai tambah bagi pengendara muda yang melek teknologi.
Harga dan Posisi Pasar
Dengan harga Rp18 juta OTR Jakarta, Honda X-Tracker menempati posisi strategis di antara motor bebek konvensional dan scrambler premium.
Harga ini jauh lebih rendah dibanding motor trail 250 cc yang rata-rata di atas Rp35 juta, namun tetap menawarkan fitur unggulan seperti ABS, panel digital, dan desain off-road ready.
Strategi ini menjadikan X-Tracker pilihan realistis bagi mahasiswa, pekerja muda, maupun pemula yang ingin menjajal dunia adventure bike tanpa harus mengorbankan kualitas dan keamanan.