Aparat Kuba menyatakan menemukan senjata api, bahan peledak, serta seragam kamuflase.
Menurut pernyataan resmi pemerintah, para penumpang memiliki riwayat aktivitas kriminal dan kekerasan.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa kelompok tersebut memiliki tujuan tertentu yang berpotensi mengancam keamanan nasional Kuba.
Beberapa nama penumpang yang berhasil diidentifikasi antara lain:
- Amijail Sánchez González
- Leordan Enrique Cruz Gómez
- Conrado Galindo Sariol
BACA JUGA:Terus Berlanjut, Roy Suryo Yakin Ijazah Presiden Jokowi Palsu dan Sebut Watermark UGM Sulit Ditiru!
Dua di antaranya sebelumnya telah masuk daftar buronan karena diduga terlibat dalam aktivitas terkait terorisme, termasuk pendanaan dan perencanaan tindakan melawan pemerintah Kuba.
Selain penumpang kapal, pemerintah Kuba juga mengumumkan penangkapan seorang pria bernama Duniel Hernández Santos.
Ia diduga berperan dalam mempersiapkan masuknya kelompok tersebut ke Kuba.
Menurut otoritas setempat, Duniel diduga dikirim dari Amerika Serikat untuk memastikan keberhasilan infiltrasi bersenjata tersebut.
Ia disebut telah mengakui keterlibatannya, meskipun klaim ini masih belum diverifikasi secara independen oleh pihak internasional.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif sebenarnya dari upaya masuk ilegal tersebut.
Pemerintah Amerika Serikat merespons insiden ini dengan hati-hati.