BACAKORAN.CO - Garda Revolusi Iran ungkap telah lah menargetkan kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan markas komandan angkatan udara Israel.
"Kantor perdana menteri kriminal rezim Zionis dan markas komandan angkatan udara rezim tersebut menjadi sasaran," kata Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Iran, Fars, dilansir kantor berita AFP, Senin (2/3/20256).
Disebutkan bahwa rudal balistik Kheibar digunakan pada serangan tersebut.
Tapi sejauh ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai dampak serangan tersebut.
BACA JUGA:Eks Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan AS-Israel Guncang Teheran
Rudal Kheibar pertama kali diluncurkan tahun 2022.
Jangkauan dan akurasinya menarik perhatian para pejabat keamanan nasional di Eropa dan Israel, serta para ahli yang memantau kemajuan teknologi militer Iran.
Media New York Times melaporkan, Kheibar berbahan bakar padat dan dilengkapi sistem panduan canggih untuk mengenai target.
Rudal itu memiliki jangkauan 1.450 kilometer.
BACA JUGA:Doha Diguncang! Rudal Iran Hantam Qatar, 8 Orang Terluka
BACA JUGA:Pasca Tewasnya Ali Khamenei, 4 Tokoh Ini Digadang Jadi Pemimpin Tertinggi Iran Berikutnya
Sebelumnya Ketegangan di Timur Tengah kembali mencapai titik kritis setelah serangkaian ledakan keras mengguncang langit Yerusalem.
Insiden dramatis ini terjadi hanya beberapa saat setelah militer Israel mengonfirmasi adanya peluncuran rudal dari Iran yang mengarah ke wilayahnya.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026 waktu setempat, dan langsung memicu sirene peringatan di berbagai wilayah kota.