Kian Memanas, Iran Berhasil Serang Kantor Netanyahu dengan Rudal Balistik Kheibar!

Senin 02 Mar 2026 - 21:01 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

Suara ledakan yang menggema di udara menimbulkan kepanikan di kalangan warga, yang bergegas mencari perlindungan di bunker dan area aman.

BACA JUGA:Program Makan Bergizi Gratis 2026: Anggaran Rp24 Triliun Dipastikan Tak Ganggu Kemenkes dan Pendidikan

Menurut laporan kantor berita AFP, sistem pertahanan Israel segera diaktifkan untuk merespons ancaman tersebut, menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang semakin memanas antara kedua negara.

Militer Israel secara resmi menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran menuju wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Israel Defense Forces (IDF), yang memastikan sistem pertahanan udara langsung beroperasi untuk mencegat rudal sebelum mencapai target.

Sirene peringatan berbunyi di berbagai penjuru Yerusalem, memberikan tanda bahaya kepada warga agar segera berlindung.

BACA JUGA:Jelang Lebaran, Semua BBM Mengalami Kenaikan, Mulai dari Pertamina sampai Shell, Ini List Harganya!

Tidak lama setelah itu, beberapa ledakan terdengar di langit, diduga akibat sistem intersepsi yang berhasil menghancurkan rudal di udara.

Langit malam yang biasanya tenang berubah menjadi arena pertempuran teknologi militer canggih, dengan kilatan cahaya dan suara dentuman yang menggetarkan.

Israel dikenal memiliki salah satu sistem pertahanan udara paling canggih di dunia, yang dirancang untuk mendeteksi dan menghancurkan ancaman rudal dalam hitungan detik.

Begitu rudal terdeteksi, sistem radar langsung mengidentifikasi lintasan dan menentukan apakah rudal tersebut berpotensi menghantam area berpenduduk.

Jika dianggap berbahaya, sistem intersepsi akan diluncurkan untuk menghancurkan rudal di udara sebelum mencapai target.

Respons cepat ini diyakini berhasil mencegah kerusakan yang lebih luas dan menyelamatkan banyak nyawa.

BACA JUGA:Doha Diguncang! Rudal Iran Hantam Qatar, 8 Orang Terluka

Meski sistem pertahanan berhasil mencegat sebagian ancaman, insiden tersebut tetap menyebabkan korban luka.

Otoritas medis melaporkan bahwa tujuh orang mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Kategori :