Gerhana Bulan Ramadan 1447H (3 Maret 2026) Puncaknya Kapan? Ini Ajaran Islam dan Cara Maknainya

Selasa 03 Mar 2026 - 09:00 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACAKORAN.CO - SubhanAllah.. Pada malam suci Ramadan 1447H, tepatnya tanggal 3 Maret 2026, seluruh wilayah Indonesia akan disuguhi fenomena alam yang menakjubkan: Gerhan Bulan Total.

Fenomenal yang menjadi bukti nyata kebesaran Allah SWT ini tidak hanya menarik dari sisi astronomi, tetapi juga memiliki makna dan ajaran mendalam dalam agama Islam.

Waktu Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Indonesia

Melansir dari video tiktok @firdaustravell, Gerhana Bulan Total 2026 dapat dilihat dengan jelas dari Sabang hingga Merauke, tanpa perlu alat bantu khusus.

BACA JUGA:Fenomena Langka! Gerhana Bulan Pada 29 Oktober, Ini Jadwal Waktu dan Tempatnya

BACA JUGA:Jangan Keliru, Ini Penjelasan Mengapa Gerhana Matahari 21 September 2025 Tak Terlihat di Indonesia

Berikut adalah waktu puncak gerhana berdasarkan zona waktu Indonesia:

- Zona WIB (Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat): Pukul 18.33 WIB

- Zona WITA (Bali, NTT, Sulawesi): Pukul 19.33 WITA

- Zona WIT (Maluku, Papua): Pukul 20.03 WIT 

BACA JUGA:Gerhana Bulan Total 7 September 2025! Langit Indonesia Memerah Malam Ini, Simak Jadwal dan Fasenya

BACA JUGA:Gerhana Bulan Total Malam Ini 7 September 2025: Jangan Sampai Terlewat Puncaknya!

Gerhana penuh mulai berlaku sekitar waktu Maghrib, dengan total durasi fase total sekitar 1 jam dan seluruh fase mencapai ±5 jam 40 menit.

Momen ini menjadi kesempatan emas bagi umat Muslim untuk merenung dan mempererat hubungan dengan Sang Pencipta.

Ajaran Islam tentang Gerhana Bulan 

Dalam ajaran Islam, gerhana bukanlah fenomena yang harus ditakuti, melainkan tanda kebesaran Allah SWT yang mengingatkan umat untuk kembali kepada-Nya.

BACA JUGA:Hore! Gerhana Matahari Total Terlihat di Indonesia, Catat Jadwal dan Lokasinya..

Kategori :