Gerhana Bulan Ramadan 1447H (3 Maret 2026) Puncaknya Kapan? Ini Ajaran Islam dan Cara Maknainya

Selasa 03 Mar 2026 - 09:00 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Bumi Besok Gelap! Inilah Fakta Menarik Gerhana Matahari Total 8 April 2024 Sebagai Tanda Kiamat, Benarkah?

Rasulullah SAW bersabda, “Gerhana bukanlah karena mati atau hidupnya seseorang, akan tetapi itu adalah tanda yang Allah turunkan kepada hamba-hamba-Nya, maka apabila kamu melihatnya hendaklah kamu beristijmar (bersuci), mendirikan shalat dan berdoa” (HR. Muslim). 

Gerhana bulan yang terjadi pada malam Ramadan semakin memperkuat nilai keistimewaannya.

Bulan suci yang penuh berkah menjadi wadah yang sempurna untuk memperbanyak ibadah, doa, dan istighfar.

Tata Cara Melaksanakan Solat Sunat Gerhana Bulan (Khusuf) 

BACA JUGA:Siap-siap! Gerhana Matahari Total Akan Terjadi di 8 April 2024, Akan Bikin Bumu Gelap 2 Jam, Benarkah?

BACA JUGA:Rapelan Gaji ASN 12 Bulan Disebut Cair Januari 2026, Taspen Beri Penjelasan Resmi!

Untuk merespon fenomena ini dengan penuh kesadaran, umat Muslim dianjurkan melaksanakan Solat Sunat Gerhana Bulan dengan urutan sebagai berikut: 

1. Solat Maghrib 

Ibadah wajib yang menjadi awal ibadah malam

2. Solat Ba’diah Maghrib

BACA JUGA:Ramadhan Semakin Dekat! 5 Amalan Utama di Bulan Ramadhan Ala Ustadz Abdul Somad

BACA JUGA:Bulan Ramadhan Semakin Dekat! 4 Keistimewaan Ramadhan Ala Ustadz Adi Hidayat

Solat sunat setelah maghrib

3. Solat Sunat Khusuf (Gerhana Bulan) 

Solat khusus untuk merespon gerhana, dapat dilakukan dengan rakaat 2, 4, 6, atau 8 rakaat sesuai kemampuan

4. Solat Isyak

Kategori :