Emosi Gegara Lapar, Pemuda di Toraja Tega Bacok Ibu Kandung

Rabu 04 Mar 2026 - 08:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

PALEMBANG, BACAKORAN.CO - Suasana tenang di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, mendadak gempar setelah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melibatkan seorang remaja berinisial IA (18) yang tega membacok ibu kandungnya, AT (36). 

Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.40 Wita di RT Bulen, Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan polisi, insiden bermula ketika IA turun ke dapur untuk mencari makanan setelah bermain game di kamarnya. 

Namun, ia tidak menemukan apa pun untuk dimakan. 

BACA JUGA:Geger, Sosial Media Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Bikin Heboh Warganet, Ada Apa?

BACA JUGA:Kronologi Lengkap Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau di Kampus Pekanbaru, Diduga Ditolak Cinta!

Kondisi lapar dan emosi yang memuncak diduga memicu tindakan nekat tersebut.

Dalam keadaan marah, IA mengambil sebilah parang sepanjang 45 sentimeter dan menyerang ibunya secara berulang kali. 

Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek di kedua tangan, kaki, punggung, hingga luka gigitan di lengan. 

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Fatimah Tana Toraja untuk mendapatkan perawatan intensif.

Latar Belakang Konflik Keluarga

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, Iptu Syafaruddin, menjelaskan bahwa sehari sebelum kejadian, pelaku mengaku dianiaya oleh ayahnya. 

Hal tersebut menimbulkan rasa sakit hati dan dendam yang kemudian dilampiaskan kepada sang ibu.

“Terduga pelaku marah dan langsung mengambil sebilah parang lalu mengayunkan ke arah korban secara berulang kali,” ungkap Syafaruddin.

Polisi menduga kasus ini dipicu oleh konflik internal keluarga yang sudah berlangsung lama. 

Barang bukti berupa parang dan telepon genggam milik pelaku telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Dalami Kondisi Psikologis Pelaku

Kategori :