Putri KW Hadapi Wakil Korea Selatan di Babak 16 Besar All England 2026

Rabu 04 Mar 2026 - 09:32 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Putri Kusuma Wardani sukses amankan tiket 16 besar All England 2026. Ini setelah lawannya tidak bisa melanjutkan pertandingan. 

Mia Blichfeldt asal Denmark menyerah di tengah jalan saat kedudukan game pertama tertinggal 1-11 karena cedera. Pertandingan ini berlangsung di Utilita Arena Birmingham.   

Di babak 16 besar, Putri Kusuma Wardani alias Putri KW akan ketemu Kim Ga Eun dari Korea Selatan. Kim sebelumnya atasi perlawanan wakil Taiwan, Huang Yu-Hsuan 21-11, 21-10. 

Kesuksesan Putri KW ini sayangnya tidak bisa diikuti oleh ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Langkah Leo/Bagas terhenti usai menyerah dari wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dengan kedudukan 13-21, 19-21.

BACA JUGA:Hadirkan Derby Indonesia di 16 Besar All England: Fajar/Fikri vs Raymond/Jaoquin

Usai pertandingan, Leo Rolly Carnando mengakui kekalahan ini karena di game awal kalah start. Sementara di sisi lawan, mereka langsung menekan terus.

"Mereka langsung grebek-grebek jadi kayak sudah in duluan. Kami sebenarnya sudah mempersiapkan pola permainan kami tapi tiga turnamen yang kami pernah bertemu, mereka tidak seaktif ini dan tidak se-powerful ini. Mereka juga sudah tahu harus bermain apa," terang Leo.


Leo/Bagas terhenti di abbak 32 besar All England 2026-PBSI-

Lanjut Leo, tidak ada tekanan di pertandingan ini. Sekalipun pada edisi sebelumnya mampu menembus sampai final.

"Kami tidak merasakan tekanan karena tahun lalu bisa sampai ke final malah itu jadi motivasi untuk lebih bagus lagi," ucapnya. 

BACA JUGA:8 Wakil Indonesia Berburu Tiket 16 Besar All England 2026 Hari Ini

"Kami terima hasil ini, ke depan masih ada banyak turnamen dan harus lebih giat lagi berlatih dan tetap fokus," terangnya.

Sementara Bagas Maulana menyebut, momentum ada di game kedua. Sukses memanfaatkan kesalahan lawan.

"Tapi di beberapa momen itu ada saja sih bolanya kayak tiba-tiba kena yang sebenarnya harusnya mati," jelasnya. 

"Kami sudah mempelajari permainan mereka lewat video tapi ternyata tadi sangat berbeda di lapangan," lanjutnya.

Kategori :