BACAKORAN.CO -- Sepekan setelah diresmikan dan di buka Wali Kota Prabumulih H Arlan, Pasar Beduk 1447 H/2026 yang digelar Pemerintah Kota Prabumulih di Kawasan Pasar Tradisional Moderen (PTM) 1 Prabumulih, Sumatera Selatan ditinggal pedagang.
Pasar bedug itu diketahui diresmikan oleh Wali Kota Prabumulih H Arlan pada Rabu 25 Februari 2026. Acara pembukaan dihadiri sejumlah pejabat di Kota Prabumulih, termasuk Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria SH MH.
Nah sepekan kemudian atau pada Senin 2 Februari 2026 sore, pasar bedug itu tampak lengang tak ada aktifitas pedagang kuliner maupun pembeli.
Padahal sebelumnya Wali Kota Prabumulih H Arlan berharap agar Pasar Bedug itu menjadi pusat pergerakan ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM) khusunya selama Ramadan.
BACA JUGA:Pasar Bedug Siguntang Angkat UMKM
BACA JUGA:BPOM Gelar Operasi Senyap Nasional, Takjil Berbahaya Jadi Target Ramadan 2026
Wali Kota Prabumulih H Arlan ketika itu juga menegaskan jika lokasi Pasar Bedug tersebut sangat strategis karena memiliki area parkir yang luas, aman, dan nyaman bagi pengunjung. Namun ternyata kondisinya berbeda.
Informasi yang dihimpun, sejak hari pertama pembukaan, sebenarnya kondisi pasar kuliner itu terlihat mnemang sepi pengunjung.
Bahkan dihari-hari berikutnya hanya ada beberapa pedagang yang bertahan menggelar dagangan takjil untuk berbuka puasa di bawah tenda yang telah di siapkan.
Hingga akhirnya pada Senin sore 2 Maret 2026 atau sepekan setelah pembukaan, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di lokasi tersebut.
BACA JUGA:Suzuki Carry Minivan Hadir Lebih Modern, Minibus Muat 10 Penumpang Dengan Kabin Lega
Sejumlah pelaku UMKM mengatakan, mereka memilih tidak lagi berdagang di Pasar Bedug yang disiapkan karena sepi pembeli. Diduga pembeli enggan berbelanja di Pasar Bedug tersebut karena lokasinya kurang pas untuk warga yang hendak berbelanja takjil.
Mereka mengatakan bahwa yang berbelanja takjil itukan bukan seperti orang mau berbelanja ke pasar yang biasanya dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga.
Orang membeli takjil itu biasanya mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Belinya sore hari, sehingga mereka malas kalau harus sengaja ke Pasar Bedug di PTM.