Belum lagi di Kota Prabumulih terbanyak banyak titik penjualan takjil yang sudah biasa di temukan warga, seperti di sekitar Lapangan Prabujaya, Simpang Nasional dan tempat lainnya yang pedagangnya lebih banyak sehingga banyak fariasi pilihan dan pembelinya juga ramai.
BACA JUGA:Putri KW Hadapi Wakil Korea Selatan di Babak 16 Besar All England 2026
BACA JUGA:Hadirkan Derby Indonesia di 16 Besar All England: Fajar/Fikri vs Raymond/Jaoquin
Dikutip dari sejumlah media lokal, salah satu tokoh pemuda Kota Prabumulih, Aden Tamrin, menyayangkan sepinya Pasar Bedug yang disiapkan Pemerintah Kota Prabumulih.
Hal ini menurutnya akibat lokasi yang disiapkan kurang pas. Menurutnya kawasan disekitar Taman Kota Prabujaya lebih strategis jika dijadikan Pasar bedug. “Di Taman Kota Prabujaya itu selama ini selalu ramai, banyak masyarakat yang menunggu waktu sore di sana. Parkirnya luas, aktivitas warga sudah hidup,"katanya.
"Kalau sejak awal Pasar Bedug ditempatkan di sana, tentu peluang UMKM lebih besar untuk berkembang,” katanya.
Meski demikian, Aden juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan UMKM lokal melalui program pasar beduk.
BACA JUGA:8 Wakil Indonesia Berburu Tiket 16 Besar All England 2026 Hari Ini
Ia berharap ke depan pemerintah dapat melakukan evaluasi lokasi serta konsep pelaksanaan, agar pelaku usaha benar-benar mendapatkan manfaat maksimal.
“Upaya pemerintah ini sudah baik untuk membangkitkan UMKM lokal. Tinggal bagaimana ke depan dikaji lagi konsepnya, termasuk penempatan lokasi yang benar-benar menjadi titik kumpul masyarakat,”tutupnya.
Diketahui, ketika pembukaan Pasar Bedug di PTM I, Pemerintah Kota Prabumulih menyiapkan 25 tenda untuk para pedagang.
Wali Kota Prabumulih, H Arlan, mengatakan bahwa Pasar Beduk Kuliner merupakan pasar musiman yang hadir khusus selama bulan Ramadan. Kehadiran pasar ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan makanan untuk berbuka puasa maupun sahur.
BACA JUGA:Persija Gagal Pangkas Jarak dengan Persib, Rizky Ridho: Asa Juara Belum Tertutup!
BACA JUGA:Heboh Tagih Utang Rp200 Juta, Emak-emak Sempat Larang Kuburkan Jenazah di Sampang
"Beragam jenis kuliner tradisional hingga modern tersedia, sehingga warga memiliki banyak pilihan menu dengan harga terjangkau,"kata Arlan.
Menurutnya, pemilihan lokasi di halaman PTM I Prabumulih dinilai sangat strategis karena memiliki area parkir yang luas, aman, dan nyaman bagi pengunjung.
Dengan fasilitas parkir yang besar, masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan mencari tempat kendaraan saat berbelanja takjil dan kebutuhan berbuka puasa.
“Pasar Kuliner ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih kepada masyarakat. Selain memudahkan warga mendapatkan makanan berbuka dan sahur, kegiatan ini juga menjadi peluang bagi para pedagang untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadan,” ujar H Arlan, ketika meresmikan Pasar Bedug.