Putri KW Kesulitan Taklukkan Peringkat 4 Besar Dunia, Ambil Pelajaran Usai Ditalukkan An Se Young

Sabtu 07 Mar 2026 - 12:17 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Putri Kusuma Wardani atau Putri KW masih belum bisa bersaing dengan peringkat 4 besar dunia. Imbasnya, Putri KW yang kini berperingkat 6 dunia itu terlempar dari perburuan trofi juara di All England 2026.

Langkah Putri KW terhenti di babak perempat final. Ini setelah dia menyerah kepada wakil Korea Selatan, An Se Young dengan kedudukan 11-21, 14-21 di Utulita Arena Birmingham, jumat malam (5/3).

Putri KW mengakui bahwa kemampuannya belum cukup untuk mengalahkan An Se Young yang berperingkat 1 dunia. Kekalahan di All England 2026 ini adalah kekalahan kesembilan Putri KW atas An Se Young. 

"Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top 4 karena menurut saya benar-benar yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar," jelas Putri KW. 

BACA JUGA:Putri KW Hadapi Wakil Korea Selatan di Babak 16 Besar All England 2026

"Tadi benar-benar dari konsistensi sama berpikir di lapangannya harus benar-benar kuat dan saya belum berhasil melakukan itu. Jadi bisa kayak 2-3 poin lalu hilangnya banyak banget," lanjutnya.

Menurut Putri KW, satu-satunya perlawanan yang bisa dilakukan terhadap An Se Young terjadi di saat pertemuan pada World Tour Finals 2025. 


Putri KW kalah lagi dari An Se Young -PBSI-

Saat itu, Putri KW mampu memaksakan permainan sampai tiga game, 16-21, 21-8, 8-21. Setelah pertemuan itu, Putri KW selalu kalah usia berjuang dua game.  

"Di dua pertemuan terakhir perlawanan saya belum seperti saat di World Tour Finals 2025," terangnya. 

BACA JUGA:Daihatsu Indonesia Masters 2026: Putri KW Terhenti, Ubed Mengikuti

"Kami sudah sering bertemu dan pasti belajar kebagusan, kelemahan masing-masing. An Se Young pasti belajar dan begitu juga saya," lanjutnya. 

"Tapi cara mematikan dia yang saya belum menemukan lagi caranya," ucapnya.

Meski gagal melaju ke babak selanjutnya, Putri KW tetap bersyukur. Dia mengambil pengalaman ketiak berjuang di All England 2026.

"Pengalaman sangat baik sampai di perempat final All England ini. Saya belajar banyak dari pemain nomor satu dunia bagaimana penerapan cara berpikir dan konsisten di lapangannya," ujarnya. 

Kategori :