Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok di Tengah Panasnya Geopolitik Dunia: Kita Tidak Memihak!

Selasa 10 Mar 2026 - 07:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

Ia menegaskan bahwa korupsi, kolusi, dan penyalahgunaan wewenang masih menjadi ancaman besar yang mengakibatkan kebocoran kekayaan negara.

“Korupsi di setiap tingkat harus kita perangi. Kekayaan yang hilang itu seharusnya bisa digunakan untuk menghadapi bencana apa pun,” katanya.

Optimistis Indonesia Mampu Bertahan

Meski penuh tantangan, Prabowo optimistis Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi krisis global. 

Ia menyoroti capaian swasembada beras sebagai bukti kemandirian pangan yang sudah diraih.

“Dalam keadaan perang di mana-mana, harga BBM menjulang, kita bersyukur hampir capai swasembada pangan. Minimal kita aman masalah pangan,” jelasnya.

Selain beras, Indonesia juga tengah menuju swasembada protein dan berupaya mengurangi ketergantungan impor BBM melalui hilirisasi produk lokal seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu.

Pembangunan Infrastruktur Jadi Bukti Persatuan

Peresmian 218 jembatan yang dibangun hanya dalam waktu 2,5 bulan oleh TNI menjadi bukti nyata semangat persatuan bangsa. 

Prabowo menilai kerja keras dan kekompakan tersebut sebagai modal penting menghadapi krisis global.

“Saudara-saudara sekalian, kita harus kerja keras, kita harus rukun, kita harus bersatu menghadapi krisis,” pungkasnya.

Dengan sikap politik luar negeri yang konsisten bebas aktif, komitmen memerangi korupsi, serta langkah menuju kemandirian pangan dan energi, Indonesia diyakini mampu menjaga stabilitas dan menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Kategori :