Motjoba Khamenei Pimpin Iran, Putin Respon dan Berikan Dukungan Penuh untuk Teheran, AS-Israel Makin Terpojok?

Selasa 10 Mar 2026 - 21:23 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACAKORAN.CO - Presiden Rusia Vladimir Putin merespon atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi terbaru Iran, Senin waktu setempat.

Ia pun berkomitmen untuk memberi dukungan tak tergoyahkan kepada putra Ayatollah AlI Khamenei, yang tewas saat serangan AS-Israel ke Iran 28 Februari.

"Saya ingin menegaskan kembali dukungan tak tergoyahkan kami untuk Teheran dan solidaritas dengan teman-teman Iran kami," kata Putin dalam pesan kepada Mojtaba", dilansir Bacakoran.co dari CNBC Indonesia, Selasa (10/3/2026).

"Rusia telah dan akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Iran," lanjutnya.

BACA JUGA:Ikut Campur, Donald Trump Respon Terpilihnya Pemimpin Baru Iran Yang Menggantikan Ayatullah Khamenei!

BACA JUGA:Profil Mojtaba Khamenei: Pemimpin Tertinggi Baru Iran yang Jadi Musuh Utama AS!

Ia pun menyebut bagaimana saat ini Iran menghadapi situasi sulit, karenanya ia memberi pesan khusus ke Mojtaba.

"Pada saat Iran menghadapi agresi bersenjata, masa jabatan Anda di posisi tinggi ini pasti akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang besar," tegasnya.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump respon terpilihnya pemimpin baru Iran yang menggantikan Ayatullah Khamenei.

Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat punya pengaruh untuk ikut menentukan siapa yang harus memimpin Iran karena jika tanpa persetujuannya, pemimpin baru itu tidak akan bertahan lama.

Dilansir Bacakoran.co dari Liputan6, pernyataan itu disampaikan Trump pada Minggu, hanya beberapa jam sebelum media pemerintah Iran melaporkan bahwa badan ulama negara tersebut telah memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.

Ia menegaskan bahwa Washington memiliki kepentingan dalam menentukan arah kepemimpinan Iran.

BACA JUGA:Profil Mojtaba Khamenei: Pemimpin Tertinggi Baru Iran yang Jadi Musuh Utama AS!

BACA JUGA:Serangan Iran ke Negara Teluk Makin Brutal: Dubai hingga Qatar Diguncang Rudal dan Drone

“Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika tidak, dia tidak akan bertahan lama,” kata Trump dalam wawancara dengan ABC News ketika ditanya mengenai kemungkinan pemimpin tertinggi baru Iran.

Kategori :