Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support 6.949 dan resistance 7.094 dengan kecenderungan menguat.
Prediksi ini tampaknya mulai terbukti dengan performa IHSG yang kembali ke zona hijau pada sesi perdagangan kali ini.
Selain faktor teknikal, aktivitas transaksi juga menunjukkan peningkatan minat beli dari investor.
BACA JUGA:Cara Cepat Cair Pinjaman Online Cicilan di 2026, Begini Strategi agar Approval Tinggi
Berdasarkan data dari BCA Sekuritas, tercatat sebanyak 689 saham mengalami kenaikan harga hingga penutupan Sesi I.
Sementara itu, 253 saham melemah dan 265 saham lainnya stagnan.
Nilai transaksi pun cukup besar, mencapai sekitar Rp10,7 triliun, mencerminkan tingginya aktivitas pasar.
Beberapa saham mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan dan menjadi perhatian investor.
Saham ROCK misalnya, mengalami kenaikan sebesar Rp670 menjadi Rp3.490 per lembar.
Kemudian saham UNTR juga naik Rp550 ke level Rp30.000 per lembar, serta TKIM yang menguat Rp475 menjadi Rp8.975 per lembar. Kenaikan saham-saham ini turut mendorong penguatan IHSG secara keseluruhan.
Namun, tidak semua saham bergerak positif. Beberapa saham justru mengalami tekanan dan terkoreksi.
Saham SMMA tercatat turun cukup dalam sebesar Rp1.050 menjadi Rp15.300 per lembar.
Selain itu, saham RLCO juga melemah Rp570 ke posisi Rp4.580, dan saham FILM turun Rp230 menjadi Rp3.560 per lembar.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar masih bergerak dinamis dengan rotasi sektor yang cukup aktif.
Secara keseluruhan, penguatan IHSG hari ini memberikan sinyal positif bagi pasar modal Indonesia.