bacakoran.co - pergerakan indeks harga saham gabungan (ihsg) pada perdagangan hari senin, 12 januari 2026, menjadi sorotan utama pelaku pasar.
pasalnya, indeks yang sempat dibuka cukup tinggi di level 8.991 mendadak mengalami koreksi tajam hingga lebih dari 2 persen pada siang hari.
koreksi ini membuat ihsg sempat jatuh ke posisi 8.715, sebuah penurunan yang cukup signifikan dan mengejutkan banyak investor, terutama mengingat tren penguatan yang terjadi pada pekan sebelumnya.
namun, dinamika pasar tidak berhenti di situ. pada sesi 1 perdagangan, ihsg justru sempat ditutup naik tipis sebesar 0,13 persen atau setara dengan 11,21 poin, sehingga berada di level 8.947,96.
pergerakan ini menunjukkan adanya volatilitas tinggi yang mewarnai perdagangan hari tersebut.
memasuki sesi siang, tepatnya pada pukul 14.40 wib, ihsg kembali melemah ke level 8.861.
data perdagangan mencatat sebanyak 480 saham berada di zona merah, 233 saham menguat, dan 98 saham stagnan.
kondisi ini menggambarkan dominasi tekanan jual di pasar. meski demikian, pada pukul 15.10 wib, indeks terlihat melakukan rebound, menandakan adanya aksi beli yang mulai masuk kembali.
menurut analis binaartha sekuritas, ivan rosanova, koreksi ihsg kali ini banyak dipengaruhi oleh sektor energi.
emiten-emiten energi sempat terkoreksi sekitar 2 persen, yang diduga kuat akibat aksi ambil untung (profit taking) setelah sebelumnya saham-saham di sektor tersebut mencatatkan penguatan signifikan.
aksi ambil untung memang menjadi fenomena umum di pasar saham, terutama setelah harga saham mengalami kenaikan tajam dalam waktu singkat.
investor cenderung merealisasikan keuntungan untuk mengamankan posisi, sehingga menekan harga saham secara keseluruhan.
selain faktor sektor energi, tekanan juga datang dari aksi jual investor asing.
berdasarkan pantauan pt reliance sekuritas indonesia tbk, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar rp58,94 miliar di pasar reguler.
saham-saham yang paling banyak dilepas antara lain bumi, bmri, ammn, bbni, dan bull.
aksi jual asing ini tentu memberikan tekanan tambahan bagi ihsg, mengingat peran investor asing cukup besar dalam menentukan arah pergerakan indeks.
meski demikian, terdapat pula sentimen positif yang sedikit menahan laju pelemahan.
reliance sekuritas mencatat bahwa indeks keyakinan konsumen (ikk) desember 2025 berada di level 123,5, meski turun tipis dari bulan sebelumnya yang sebesar 124.
angka ini tetap menunjukkan adanya optimisme pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi domestik.
penurunan yang relatif kecil dianggap sebagai indikasi bahwa kebijakan fiskal pemerintah masih mampu menopang daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
dari sisi global, kabar baik datang dari bursa saham amerika serikat. wall street ditutup mayoritas menguat setelah rilis data tingkat pengangguran menunjukkan penurunan tipis menjadi 4,4 persen, lebih baik dari perkiraan pasar serta angka bulan november yang sebesar 4,5 persen.
data ini memberikan dorongan psikologis bagi investor global, termasuk di indonesia, karena menandakan adanya perbaikan kondisi ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar dunia tersebut.
melihat kondisi tersebut, direktur reliance sekuritas, reza priyambada, memproyeksikan bahwa ihsg berpotensi bergerak di kisaran support 8.891 dan resistance 9.003 dengan kecenderungan menguat.
secara teknikal, candle terakhir ihsg berbentuk black spinning top, yang masih berada di atas ma5 dan ma20.
selain itu, indikator macd menunjukkan sinyal golden cross, sebuah indikasi teknikal yang biasanya menandakan potensi penguatan dalam jangka pendek.
dengan kombinasi faktor domestik dan global tersebut, perdagangan ihsg pada 12 januari 2026 menjadi gambaran nyata betapa dinamisnya pasar modal.
koreksi tajam yang sempat terjadi tidak serta-merta menutup peluang rebound, bahkan memberikan ruang bagi investor untuk kembali masuk.
meski tekanan dari sektor energi dan aksi jual asing cukup besar, optimisme terhadap kondisi ekonomi domestik serta dukungan sentimen global memberikan harapan bahwa ihsg masih memiliki peluang untuk kembali menguat dalam waktu dekat.