BACAKORAN.CO -- Fantastis dan luar biasa apa yang dilakukan Haji Khairul Umam atau Haji Her, 'Tauke Tembakau' Asal Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur.
Pada momen Ramadhan tahun 2026 ini, 'Sultan Madura' pemilik PT Bawang Mas itu mengeluarkan 'sedekah' dalam jumlah yang luar biasa yaitu mencapai Rp 45 Miliar.
Uang sebanyak itu dibagikannya untuk menyantuni anak yatim dan warga kurang mampu di sejumlah wilayah Pamekasan.
Bantuan itu disalurkannya secara langsung melalui tim yang ditugaskan secara khusus.
BACA JUGA:Ustadz Hilman Fauzi Sedekah itu Magnet Rezeki & Penghapus Dosa! Ini Buktinya!
Ketika menggelar buka puasa bersama para tokoh masyarakat setempat di kediamannya di Desa Blumbungan, Pamekasan, Senin 16 Maret 2026, Haji Her, milyarder yang selalu tampil sederhana dengan mengenakan kain sarung dan baju kaos menjelaskan bahwa penyaluran santunan dilakukan tanpa dokumentasi dan tanpa mengundang para penerima ke kediamannya.
Untuk menyalurkan santunan itu, dia telah menunjuk tim khusus di 13 kecamatan yang ada di Pamekasan.
Khusus di Kecamatan Kadur yang merupakan tanah kelahirannya, santunan diberikan hingga Rp 5 juta per anak, sementara di kecamatan lainnya rata-rata sekitar Rp 1 juta.
"Masing-masing anak yatim rata-rata mendapatkan santunan minimal Rp 1 juta dan maksimal Rp 5 juta,"katanya.
BACA JUGA:Harga Mobil Honda Maret 2026 Terlengkap, Dari Brio Rp170 Jutaan hingga Accord Hybrid Rp970 Juta
Dia menambahkan bahwa jumlah anak yatim yang menerima santunan mencapai kurang lebih 4.000 orang.
"Ada sekitar 4 ribu anak yatim yang kami santuni. Yang dapat Rp5 juta khusus di wilayah Kecamatan Kadur, tanah kelahiran saya. Kecamatan lainnya sekitar Rp 1 jutaan. Tim bergerak hari ini, alhamdulillah sudah selesai, dan memang tidak didokumentasikan. Semoga bermanfaat," ujar Haji Her.
Fahmi, salah satu anggota tim penyalur santunan mengatakan bahwa seluruh laporan dari tim yang melakukan distribusi santuan di lapangan menyebutkan bahwa penyaluran santunan dan bantuan itu selesai di hari yang sama.
"Alhamdulillah atas petunjuk beliau, tim sudah bergerak di lapangan. Jangan tanya dokumentasi karena beliau memang tidak menginginkannya," kata Fahmi.
BACA JUGA:Lebaran di Tahanan, Eks Stafsus Kemenag Gus Yaqut, Alex Dibekuk KPK, Perannya Terungkap!