BACAKORAN.CO - Tunggal putra Indonesia habis di Orleans Masters Badminton 2026. Ini setelah Anthony Sinisuka Ginting menelan kekalahan di babak 16 besar.
Sebelumnya, Zaki Ubaidillah sudah tumbang lebih dulu di babak 32 besar.
Bertempat di Palais des Sports, Ginting takluk kepada wakil Taiwan, Chou Tien Chen dengan kedudukan 14-21, 10-21, kamis malam (19/3).
Anthony Sinisuka Ginting mengakui keunggulan lawan. Dia bahkan bisa mengontrol sejak awal pertandingan.
BACA JUGA:Raymond/Joaquin Lebih Percaya Diri di Orleans Masters badminton 2026
"Secara keseluruhan bisa dibilang pola permainan dari awal sampai selesai, dia yang kontrol semua. Memang masuk ke pola permainan dia semua," jelas Ginting.
Ginting menjelaskan, dalam posisi diidkte lawan, bukan berarti tanpa usaha melakukan adjustment.
Ginting sudah bekerja keras di Orleans Masters Badminton 2026-PBSI-
Hanya, semua penyesuaian yang dilakukan di lapangan tidak berjalan mulus. Semua sudah bisa dibaca lawan.
"Sudah mencoba buat adu semua strategi tapi ya kurang bisa cerdik dalam menyusun strategi yang tepat dan melakukannya. Hari ini Chou bermain lebih baik," tukasnya.
Apiknya penampilan Chou membuat Ginting penasaran. Sebab, penampilan sempurna itu ditunjukkan di saat Chou sudah tidak muda lagi.
BACA JUGA:Orleans Masters 2026: Ginting Mulus, Zaki Pupus
Chou yang kelahiran 8 Januari 1990 ini sudah berusia 36 tahun. Namun dia masih gesit dalam bermain.
"Chou dengan usianya sekarang masih ada di level atas menjadi pelajaran juga buat saya bagaimana cara dia jaga badannya," jelasnya.
"Itu yang juga harus saya terapkan ke diri saya, harus aware dengan kondisi, apa yang mesti dilakukan karena kembali lagi saya percaya kalau badannya sehat pasti bisa bermain dengan baik dan bagus," lanjutnya.