Prabowo Sebut Aceh Pulih Pascabencana Banjir dan Longsor, Begini Pernyataan Rakyat!

Senin 23 Mar 2026 - 08:16 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh kembali menjadi sorotan publik. 

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut bahwa pemulihan di wilayah tersebut sudah berjalan sangat cepat dan hampir mencapai 100 persen. 

Namun, klaim tersebut menuai kritik dari kalangan aktivis mahasiswa yang menilai kondisi riil di lapangan masih jauh dari kata pulih.

Klaim Pemerintah: Pemulihan Hampir Selesai

Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3/2026), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa warga terdampak bencana sudah tidak lagi tinggal di tenda darurat. 

BACA JUGA:Sempat Sebut Stok BBM Cukup 20 Hari Bikin Warga Aceh Panic Buying Serbu SPBU, Kini Bahlil Beri Klarifikasi

BACA JUGA:Viral! 2 Pria di TikTok Diduga Hina Aceh

Menurutnya, masyarakat kini mulai menempati hunian sementara maupun hunian tetap.

Selain itu, pasokan listrik disebut telah menyala hampir di seluruh wilayah Aceh, hanya tersisa lima desa yang masih mengalami kendala. 

Prabowo juga menegaskan bahwa bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah telah tersalurkan dengan baik.

“Alhamdulillah hampir 100 persen ya. Semua sudah keluar dari tenda masuk ke hunian, listrik juga hampir semuanya sudah jalan,” ujar Prabowo. 

Ia pun mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari masyarakat hingga jajaran pemerintah, dalam mempercepat pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pasca banjir besar yang melanda pada November 2025 lalu.

Kritik Aktivis: Realitas Masih Jauh dari Pulih

Meski demikian, pernyataan Presiden tersebut dianggap tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. 

Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMUR) menilai klaim “hampir 100 persen” justru menyesatkan publik.

Aktivis SMUR, Fiqi AL, menegaskan bahwa banyak warga masih bertahan di hunian sementara dengan keterbatasan akses kebutuhan dasar. 

Infrastruktur seperti rumah, jalan, dan fasilitas umum masih rusak, sementara distribusi bantuan dinilai belum merata.

Kategori :