Cara dan Keutamaan Puasa 6 Hari Syawal ala Ustadzah Halimah Alaydrus, Lengkap dengan Niatnya!

Jumat 27 Mar 2026 - 06:00 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Doa Buka Puasa! Ini Urutan Tepat Berbuka Puasa Ala Ustadzah Halimah Alaydrus

Ustadzah Halimah menjelaskan bahwa puasa 6 hari Syawal dapat dilakukan setelah selesai hari raya Idul Fitri (tidak boleh dilakukan pada hari raya itu sendiri).

Ada dua pilihan cara melaksanakannya: 

- Secara berturut-turut: Beberapa ulama menyatakan bahwa cara ini lebih utama, karena lebih mudah untuk konsisten dan merasakan manfaat spiritualnya secara berkelanjutan.

- Secara terpisah-pisah: Jika kondisi fisik atau aktivitas harian tidak memungkinkan untuk berpuasa berturut-turut, puasa dapat dilakukan secara terpisah selama bulan Syawal, asalkan jumlahnya mencapai 6 hari. 

BACA JUGA:Awalan Ramadhan Berkah! Amalan Sunnah Rasul ala Ustadzah Halimah Alaydrus untuk Memulai Puasa

BACA JUGA:Jangan Salah! Ini Aturan Hutang Puasa dan Pembayaran Fidyah ala Ustadzah Halimah Alaydrus

Namun, ia juga menekankan hal penting yang tidak boleh dilupakan: utamakan qadha puasa Ramadhan jika masih ada hutang puasa.

Sebelum menjalankan amalan sunnah puasa Syawal, umat diwajibkan untuk menyelesaikan kewajiban puasa yang tertunda terlebih dahulu.

Tentang niat, Ustadzah Halimah menjelaskan bahwa niat cukup dilakukan dalam hati tanpa perlu dilafalkan secara lisan.

Yang penting adalah kesungguhan hati untuk menjalankan ibadah ini karena mengharapkan ridha Allah SWT.

BACA JUGA:Waspada! 5 Hal Ini Bisa Bikin Pahala Puasa Kamu Batal Habis Ala Ustadzah Halimah Alaydrus

BACA JUGA:7 Makanan yang Harus Dihindari saat Berbuka Puasa, Jaga Kesehatan di Bulan Ramadhan!

Hikmah Lain yang Jarang Diketahui 

Dalam pembahasannya, Ustadzah Halimah juga menyentil hikmah sosial dan kesehatan dari puasa Syawal.

Setelah beberapa hari merayakan Idul Fitri dengan hidangan yang berlimpah, puasa membantu mengatur kembali pola makan dan menjaga kesehatan tubuh.

Selain itu, amalan ini juga mendorong umat untuk tetap dalam kondisi spiritual yang baik setelah Ramadhan berakhir, sehingga tidak mudah tergelincir dari pola hidup yang baik.

Kategori :