Ragukan Tahanan Minum Pembersih Lantai, Kepala BNN Prabumulih Sebut Hanya Akal-Akalan

Jumat 27 Mar 2026 - 10:24 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO --  Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan AKBP Pauzia akhirnya memberikan penjelasan terkait pemberitaan sejumlah media tentang adanya seorang tahanan atau klien BNN Kota Prabumulih, berinisial OB (35), yang tengah menjalani rehabilitasi mengalami keracunan akibat minum cairan pembersih lantai.

Pauzia dalam keterangan persnya meragukan penjelasan istri tahanan tersebut seperti dinarasikan sejumlah media yang mengatakan jika OB keracunan akibat meminum cairan pembersih lantai merek porstex

Menurut Pauzia, cairan tersebut bersifat korosif dan berbahaya. "Jika benar dikonsumsi, dampaknya dipastikan sangat serius dan tidak memungkinkan pasien berada dalam kondisi stabil seperti saat ini,"katanya.

"Kalau benar dia memang, maaf, minum porstex yang seperti dinarasikan itu, saya tidak yakin dia bisa (masih hidup, red), maaf, sampai hari ini. Kenapa? Karena porstek itu, apa, korosif,"ulasnya.

BACA JUGA:Tahanan BNN Prabumulih Diduga Keracunan Setelah Minum Cairan Pembersih Lantai

BACA JUGA:BNN dan Kejari Batam Dipanggil DPR RI, Kasus Narkoba Fandi Ramadhan Jadi Sorotan!

Ditegaskan Pauzia, kemungkinan pengakuan itu hanya akal-akalan  klien atau pecandu yang tengah menjalani rehabilitasi di BNN untuk menghindari perawatan di BNN.

"Kami menduga ada kemungkinan upaya dari pasien untuk menghindari perawatan inap (rehabilitasi di BNN, red). Modus seperti ini kerap dilakukan agar status perawatan dialihkan menjadi rawat jalan,"jelasnya.

Pauzia menegaskan jika pihaknya tetap merekomendasikan perawatan inap terhadap OB sesuai prosedur yang berlaku.

Lebih lanjut menurut Pauzia terkait OB dibawa kembali ke BNN padahal pihak RSUD Prabumulih merekomendasikan rawat inap, hal itu adalah hal yang wajar. Menurutnya pihak rumah sakit berpikir kemungkinan rawat inap terhadap pasien.

BACA JUGA:Promo Ganti Oli Motor Matic Pasca Mudik 2026 Hemat Besar, Servis Motor Murah Cuma Rp100 Ribu di AHASS Ini

BACA JUGA:3 Varian Honda ADV 160 2026, Selisih Harga Tipis Tapi Fitur Beda Jauh

"Tapi setelah dilakukan tindakan dan diobservasi,  tidak ada hal yang mengkhawatirkan, maka diizinkan (dibawa ke BNN). Saya yakin rumah sakit kalau ada yang mengkhawatirkan pasti tidak diizinkan,"tegasnya.

"Dan untuk diketahui rekan-rekan, mohon maaf, BNN ini juga punya selain dokter, ada analis yang mampu menilai kondisi pasien secara objektif,"katanya.

Terkait keraguan Pauzia jika OB meminum cairan pembersih lantai merek porstex, sejumlah media kemudian mengunggah lembaran diagnosa tim medis RSUD Prabumulih yang menuliskan jika pasien keracunan (porstex)

Kategori :