BACAKORAN.CO - Langkah ekspansi besar kembali dilakukan oleh Danantara Asset Management.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Danantara Asset Management mengakuisisi BNI Asset Management sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi di industri investasi nasional.
Akuisisi ini menjadi sorotan karena menunjukkan agresivitas perusahaan dalam memperluas portofolio bisnisnya.
Dalam perkembangan terbaru, Danantara Asset Management resmi menandatangani perjanjian untuk mengambil alih saham BNI Asset Management dari BNI Sekuritas.
BACA JUGA:Pinjaman Online UATAS 2026: Solusi Pinjol Resmi OJK dengan Proses Cepat dan Mudah
Transaksi ini mencakup pengalihan puluhan juta saham dengan nilai ratusan miliar rupiah, menjadikannya salah satu aksi korporasi signifikan di sektor manajemen aset tahun 2026.
Tidak hanya itu, langkah Danantara Asset Management ini juga mempertegas ambisinya dalam membangun ekosistem investasi yang lebih kuat.
Akuisisi BNI Asset Management menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing di industri keuangan.
Dalam transaksi tersebut, sebanyak 39,96 juta saham BNI Asset Management dialihkan kepada Danantara Asset Management.
Nilai kesepakatan ini mencapai sekitar Rp359,64 miliar.
Perjanjian jual beli bersyarat (PJBB) telah ditandatangani pada 1 April 2026 antara kedua pihak.
Proses ini menandai langkah penting dalam restrukturisasi kepemilikan perusahaan manajemen aset tersebut.
Akuisisi ini bukanlah langkah pertama bagi Danantara Asset Management.
BACA JUGA:Easycash Aplikasi Pinjaman Online: Solusi Cepat dengan Bunga Rendah dan Proses Transparan